Kaum Muda dan Aktivis Anti Korupsi Takalar, Jadi Bacaleg PKPI

834

SULSELBERITA.COM. Takalar - Bursa Bacaleg Partai partai yang akan ikut bertarung pada Pilcaleg Tahun depan, kini mulai ramai, hal tersebut terlihat sejak dimulainya pendaftaran beberapa waktu yang lalu oleh Komisi Pemilihan Umum  (KPU) Takalar.

Salah satunya adalah Partai Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI), namun terkhusus untuk partai yang satu ini, ada hal yang cukup menarik, karena kedatangan kaum muda dan aktivis anti korupsi. Sejak ditutupnya pendaftaran Pukul 00.00 Wita Selasa Malam (17/07) di Kantor KPU Takalar, hanya partai yang berlambangkan garuda yang nampak beberapa peggiat anti korupsi.

Bacaleg tersebut Irwan Hasan Tiro, Muh Arsyad dan Muh Ibrahim. Irwan Hasan Tiro misalnya meski terbilang baru dipanggung politik namun sepak terjangnnya di dunia aktivis anti korupsi sejak 18 Tahun yang silam telah melakukan upaya perlawanan terhadap para pejabat yang mencoba mengerus uang rakyat, kini ia masih aktif sebagai wakil Direktur Eksekutif di Badan Anti Korupsi Nasional.

Baca Juga  Caleg PKS Hj.Mardiana Tanning Optimis Oppo' di Dapil 1 Takalar
Advertisement

Muhammad Arsyad yang akrab dipanggil Acca, pria muda ini juga adalah seorang peggiat social yang sering menentang kebijakan Pemerintah yang tidak pro dengan rakyat. Ke tika masih aktif di kemahasiswaan Acca merupakan masiswa paling kritis atas kebijakan yang dianggapnya menyimpang dari aturan.

Sedangkan Muh.Ibrahim yang akrab disapa Baim adalah sosok Pemuda anti korupsi dan sosok pekerja sosial yang berjuang atas kepentingan kaum kecil masyarakat pesisir. Pria ini juga tidak akan bergeser oleh kritikan yang dianggap menyalahi aturan dan kepentingan kaum pesisir.
Menurut Ketua DPD PKPI Kabupaten Takalar khaidir Tompo mengungkapkan, Insya Allah 2019 target adalah kemenangan rakyat melalui partai kami, sehingga kami sebagai Partai betul betul dengan serius mengurus kepentingan rakyat lewat Parlemen.

Baca Juga  Siap Maju di Pilkada Konsel, RAG: 1 Juta setiap Warga Desa yang Berduka, SS: Dua Ekor Sapi Per KK untuk 40 KK Setiap Warga Desa

Ia juga menjelaskan jika partai PKPI kedatangan kaum muda dan Aktivis Anti Korupsi, itu berarti Partai kami telah memperlihatkan niat yang baik kepada masyarakat. Sedangkan sosok aktivis anti korupsi itu berarti partai kami terbebas dari penyalahgunaan uang rakyat, tambahnya.

Advertisement
BAGIKAN