Gelar Unjuk Rasa, GMNI Minta Kadis dan Kabid Perdagangan Bantaeng Mundur

214

SULSELBERITA.COM. Bantaeng - Mengawali tahun 2021, GMNI Cabang Bantaeng kembali gelar aksi unjuk rasa didepan kantor Dinas Koperasi UKM & Perdagangan Bantaeng hari Senin 4 Januari 2021.

Mereka meminta Ir.Meyriyani Madjid menepati janjinya dalam surat pernyataan yang dibuatnya tanggal 3 Agustus 2020, begitupun Samson selaku kabid perdagangan terkait pemanfaatan pasar rakyat Tanahloe.

"Mereka berdua telah berjanji bahwa siap mundur dari jabatannya apabila pasar Tanahloe tidak digunakan paling lambat Desember 2020, dan karena pasar belum digunakan makanya kami datang menagih janji itu" Tutur Ridwan Gallarang Jenderal Lapangan GMNI Bantaeng, Senin (04/01/2020).

Advertisement

"Seandainya dia betul-betul mau menepati janjinya maka harusnya dia sudah meninggalkan kantor Diskumdag sedari masuknya Tahun 2021" tambahnya.

Aksi unjuk rasa tersebut berlangsung cukup lama yang mengakibatkan kemacetan panjang dan dikawal ketat pihak kepolisian Polres Bantaeng.

Baca Juga  Waspadalah.....Sekelompok "Preman" Berkedok Mahasiswa Masih Bebas Berkeliaran Dalam Kampus Unismuh

Jalil Abede selaku ketua cabang GMNI Bantaeng merasa kecewa dan di khianati karena pasar yang tidak kunjung digunakan namun Kadis dan Kabid Perdagangan masih dengan percaya diri berkantor di Diskumdag.

"Selaku bagian dari masyarakat Tanahloe, saya merasa kecewa dan di khianati karena pasar yang tidak kunjung digunakan namun Kadis dan Kabid Perdagangan masih dengan percaya diri berkantor di Diskumdag padahal ada Janji yang telah mereka keluarkan" ucapnya penuh kekesalan.

Ditambah lagi saat berlansung audiensi, Kadiskumdag menolak membuat surat pengunduran dirinya dan memilih meninggalkan pengunjuk rasa disela-sela berlansungnya audiensi.

"Kami hadir untuk meminta kelegowoan keduanya menepati janji, karena seorang pemimpin sudah barang tentu mesti senantiasa berpegang teguh pada apa yang diucapkan atau biasa disebut konsisten, tapi kenyataannya sebagaimana kita saksikan sekarang". Kata Jalil Abede.

Baca Juga  Dua Anggota DPRD Dapil II Kab. Maros, Menolak Tanda Tangan Surat pernyataan Sikap Mengawal Aspirasi Masyarakat Terkait Krisis Air Bersih

Terkait hal itu mereka berencana menggeruduk kantor Bupati Bantaeng namun tentunya terlebih dahulu kembali mereka bicarakan diinternal GMNI akan langkah selanjutnya yang akan ditempuh.

Perlu juga diketahui bahwa mereka menyebar dan menempel selebaran dibeberapa tempat yang bertuliskan "KAMI GMNI CABANG BANTAENG MENDESAK BUPATI BANTAENG MENCOPOT IR.MEYRIYANI MADJID DARI JABATAN KEPALA DINAS KOPERASI UKM & PERDAGANGAN BANTAENG"

 

Advertisement
BAGIKAN