Tragiss…Ibu dan Anak Meregang Nyawa Tersetrum Listrik Saat Menjemur Pakaian

276

SULSELBERITA.COM.Soppeng – Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak, ungkapan tersebut disematkan pada nasib tragis yang menimpa seorang  Ibu bersama anaknya di Lappae, Kelurahan Appanang, Kecamatan Liliriaja Kabupaten Soppeng, pasalnya, keduanya harus meregang nyawa karena tersetrum listrik tegangan tinggi. Jumat (07/02/2020).

Adapun kedua korban tersebut adalah Juhera (36 thn), bersama ibunya Ikati (60).

Dari informasi yang berhasil dihimpun awak media, menyebutkan bahwa ibu dan anak tersebut tersetrum listrik tegangan tinggi saat sedang menjemur pakaian.

Advertisement

Dikutip dari bukabaca.id, menyebutkan bahwa berdasarkan dari keterangan salah seorang saksi, yang bernama Patria, menjelaskan bahwa pada awalnya Juhera hendak menjemur pakaian yang habis di cuci, namun jemuran yang digunakan adalah kabel listrik tua, yang ternyata bersentuhan dengan kabel listrik yang terkelupas.

Baca Juga  Wakil Bupati Takalar Pimpin Rapat Pengawasan Tambang Ilegal

Melihat hal tersebut, Ikati sang ibu yang juga ikut tewas, tanpa pikir panjang langsung berusaha menyelamatkan sang buah hati, namun naas dirinya juga terkena sengatan listrik dan ikut tewas.

“Paginya Juhera sempat mengantar anaknya ke sekolah, serta terus kepasar membeli barang untuk diecerkan dirumah, setelah dari pasar dia langsung mencuci dan menjemur,” jelas Sumber.

Sementara itu Kapolsek Liliriaja, AKP Andi Alimuddin menjelaskan, jika korban tidak sadar jika ada aliran listrik yang berasal dinamo, yang bersentuhan dengan tali jemurannya.

“Korban menjemur pada kawat telanjang yang berhubungan arus listrik dikabel dinamo pompa air, namun korban tidak mengetahui kalau ada aliran listrik dijemuran tersebut sehingga korban tersengat listrik dan mengakibatkan meninggal dunia,”jelasnya.

Lanjutnya, tali jemuran miliknya berdekatan dengan sebuah kabel dinamo. Karena sudah berumur, diduga kulit kabel dinamo tersebut telah terkelupas, dan brsentuhan dengan  jemuran milik korban.

Baca Juga  Aliansi Bara-Baraya Bersatu Kembali Gelar Aksi Demonstrasi di Depan Kantor Pengadilan Negeri Makassar

“Dari informasi masyarakat, anaknya yang meninggal pertama. Dan dari posisinya (jenazah) dilokasi juga anaknya mengalami luka bakar pada bagian tangan,” terangnya.

Personil Polres Liliriaja yang tiba di lokasi pun, langsung melakukan oleh TKP,  dan mengamankan kabel listrik yang menjadi penyebab kematian kedua korban

Advertisement
BAGIKAN