GMPI Gelar Nobar Film G30S/PKI Di Taman Kota Takalar, Beginilah Suasana

340

SULSELBERITA.COM.Takalar - Untuk mengenang sejarah kelam negeri ini, tanggal 30  September adalah menjadi sejarah hitam dan kelam pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI), yang mana dalam pemberontakan tersebut, 6 orang jenderal harus meregang nyawa dan di buang ke dalam sumur tua yang di kenal dengan nama lubang buaya.

Menyikapi hal tersebut. Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) yang di ketuai oleh legislator partai Persatuan Pembangunan (PPP), Makmur Mustakim mengadakan kegiatan nonton bareng (Nobar) film G30S/PKI yang sempat di larang di putar 17 tahun yang silam, di taman kota Takalar.

GMPI yang merupakan salah satu organisasi sayap dari Partai PPP  ini, sengaja menggelar Nobar bersama masyarakat, dengan tujuan untuk membangkitkan jiwa nasionalisme terutama bagi kaum muda yang ada di Takalar.

Baca Juga  Bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas Kelurahan Bulukunyi Lakukan Pemantauan dan Himbau Para Pengunjung Pasar Cegah Covid 19
Advertisement

Ketua panitia kegiatan Nobar Ahmad Azis Ote, Kepada awak media ini  mengatakan "Kegiatan Nonton bareng ini adalah untuk membangkitkan jiwa nasionalis, terutama bagi generasi muda yang ada di Takalar, dan untuk mengingatkan kita semua sejarah kelam yang pernah di alami negeri ini". Sabtu, (30/9/2017).

Lanjutnya lagi " Kenapa kami memilih lokasi pemutaran Film G30S/PKI di Taman kota Takalar, karena beberapa kegiatan Nobar di lakukan di sekolah sekolah, makanya kami menempatkan di sini agar bisa  di nikmati oleh semua kalangan, bukan hanya anak sekolah saja"  kunci Ote.

Kegiatan Nobar ini terlihat sangat di minati oleh warga, nampak ratusan warga berjubel di depan layar berukuran besar yang di pasang di tengah taman kota, mereka terlihat sangat antusias menikmati tayangan Film.

Baca Juga  Gelar “Rapat Pleno Terbuka" di RPP, KPU Kepulauan Selayar Tetapkan 4622 Dukungan Bapaslon Perseorangan

Ahmad salah seorang warga yang ikut no ton bareng saat di minta tanggapannya mengatakan "Saya baru pertama kali nonton ini film pak, ternyata begini kisah Kekejaman PKI dulu, saya baru tahu pak" ujarnya sambil tetap melanjutkan tmenonton tayangan film yang masih berlangsung. (Sabtu, 30/9/2017).

Advertisement
BAGIKAN