Kabag Kesra Sekda Enrekang Kapok Dengan Media, Pemuda Sesalkan tak ada Keterbukaan Informasi Publik di Pemkab Enrekang

101
Kabag Kesra Sekda Kabupaten Enrekang, Agus Sallangan

SULSELBERITA.COM -   Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) sekda Enrekang, Agus sallangan mengaku kapok dan trauma katanya terhadap media.

Dikutip dari bugisPos, Agus Sallangan Hal mengaku secara perseorangan bahwa dirinya tidak bermasalah dengan wartawan tetapi saya sangat trauma dengan Media.

Advertisement

“kalau hubungan saya dengan wartawan secara pribadi itu tidak ada masalah tetapi kalau sudah bicara media saya kapok dan trauma, “ujarnya.

“Sekarang saya baru menyadari kalau saya tidak punya kecakapan dan tidak punya kompetensi dalam berhubungan dengan wartawan”katanya

Disebutkan pula bahwa kalau saya di wawancarai secara pribadi atau pendapat saya pribadi di luar jabatan saya maka saya siap, tetapi kalau saya di wawancara mewakili pemerintah daerah maka saya katakan tidak siap ada humas nanti saya di marahi saya sudah kapok, “katanya lagi.

Dijelaskan lagi oleh Agus Sallangan bahwa kalau saya harus di paksa untuk cakap dalam berhubungan dengan media lebih bagus kasi berhenti mi saja saya, “tegasnya.

Saya orangnya tidak suka berbohong dan saya sukanya bicara apa adanya, saya hanya bisa menjelaskan apa yang saya lihat benar terjadi dan saya alami “tidak bisa itu lain di pikiran saya lain pula yang saya jelaskan.

Andai kata pimpinan memaksa untuk itu, maka saya bilang jangan mi saya cari miki yang lain, “katanya Agus Sallangan.

Menanggapi pernyataan Kabag Kesra Sekda Kabupaten Enrekang, Agus Sallangan. Membuat pemerhati Pemerintahan Kabupaten Enrekang, Ridwan angkat bicara. Ridwan yang akrab disapa, Wawan menjelaskan jika seorang wartawan bertugas sesuai media masing-masing. Maka dari itu wartawan adalah bahagian yang terpisahkan dari media.

Ridwan berharap, Kabag Kesra, Agus Sallangan tak salah menilai peran media akan kemajuan pembangunan Kabupaten Enrekang.

"Wartawan itu bahagian dari media. Bukan media kalau tak ada wartawannya. Bapak kabag Kesra, Agus Sallangan sebagai pejabat harus peka dan menghargai peran media dalam berjalannya roda pemerintahan di Kabupaten Enrekang. Jadi Kabag Kesra jangan kapok dengan media, mereka itu mitra kerja pemerintah," kata, Ridwan, Jumat 28 Oktober 2022 malam.

Dengan begitu, Ridwan berharap Bupati Enrekang, Muslimin Bando mengevaluasi kinerja Kabag Kesra, Agus Sallangan. Sebab, bagi Ridwan jika, Agus Sallangan sepertinya tidak memahami pentingnya keterbukaan informasi publik dalam lembaga pemerintahan.

"Jika kabag Kesra tak mau berhadapan dengan awak media, berarti dirinya tak mau menjalankan keterbukaan informasi publik sesuai jabatannya. Dam saya berharap Bupati Enrekang harus menempatkan pejabat yang peka terhadap awak media, bukan pejabat yang instan," jelas, Ridwan. (*)