Diskusi Pendidikan Politik Milenial Partai Perindo, Dihadiri Puluhan Kaum Millenial Takalar

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Takalar –  Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Sulawesi Selatan, menggelar diskusi pendidikan politik milenial, di Break Zone Cafe Takalar, Ahad (2/2/2020).

Diskusi dengan mengangkat tema “anak muda dan revolusi industri 4.0” menghadirkan Wakil Ketua DPD KNPI sulsel Yardi, Politisi Muda Hamra Basra dan Sineas Amin DB.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Ketua DPW perindo Sulsel Sanusi Ramadhan dalam sambutannya, mengungkapkan bahwa kegiatan ini, sebagai bentuk tanggung jawab partainya dalam melakukan pendidikan politik.

“Ini adalah bentuk tanggung jawab kami sebagai partai politik untuk memberikan pendidikan politik kepada masyarakat terutama untuk kaum milenial,” ungkap Sanusi Ramadhan.

Dalam pemaparannya, Wakil Ketua KNPI Sulsel Yardi, mengingatkan bahwa menghadapi revolusi industri 4.0 bukan lagi sebuah pilihan, melainkan sebuah keniscayaan yang tidak bisa ditolak.

Apalagi disaat bersamaan, Indonesia sedang menghadapi bonus demografi, dimana jumlah angkatan kerja diprediksi akan dua kali lipat, dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia yang tidak produktif.

“Bonus Demografi dan Revolusi Industri 4.0 menuntut kaum milenial untuk mempersiapkan SDM, dengan memanfaatkan era digitalisasi saat ini” ungkap Mantan Ketua KNPI Takalar ini.

Pada sisi yang lain, anak muda juga dituntut untuk terlibat dalam aktivitas politik, yang bisa mempengaruhi kebijakan pemerintah agar berpihak pada kepentingan rakyat. Peran politik kaum milenial juga diharapkan bisa memberikan pendidikan politik, dalam memerangi berita hoax, intimidasi dan ujaran kebencian di media sosial.

Kegiatan ini dihadiri oleh puluhan kaum millenial kaum Takalar. Pada sesi tanya jawab, peserta terlihat antusias dalam menanggapi para pemateri.

Pos terkait