Begini Kronologis Tenggelamnya Jolloro Milik Warga Tanahkeke Yang di Hantam Badai

795

SULSELBERITA.COM. Takalar - Sebagaimana diberitakan media ini sebelumnya, terkait sebuah kapal Jolloro milik warga Desa Tompotanah kepulauan Tanakeke yang Tenggelam di perairan Pulau Dewakang Caddi Pangkep, kronologisnya mulai terungkap.

Hal tersebut berdasarkan informasi yang diperoleh awak media ini, dari salah seorang keluarga korban yang sempat menanyakan penyebab tenggelamnya kapal jolloro tersebut kepada 3 orang yang hari ini ditemukan selamat oleh nelayan dari pulau Lae Lae Makassar.

"Jolloro yang mereka tumpangi berangkat dari Pulau Sabaru Pangkep menuju pulau Tanakeke sekitar pukul 17.00 Wita pada hari Sabtu, (23/3/2019). Namun tak lama kemudian, sekitar 3 jam perjalanan, ombak laut mulai mengganas, ada badai yang terjadi disekitar kepulauan Dewakang Caddi,  karena sudah malam sekitar Pukul 20.00 Wita, mereka tak bisa melihat dengan jelas datangnya gulungan ombak yang besar". Jelas Ansar (Rabu 27/3/2019).

Baca Juga  Wakapolda Sulsel, Kasdam XIV/HSN dan Forkopimda Pantau Perayaan Malam Natal di Makassar
Advertisement

Lanjut dijelaskan Ansar, "Tiba tiba sebuah ombak yang sangat besar menghantam badan Jolloro, sehingga pecah, namun hanya beberapa detik kemudian kembali sebuah ombak besar menghantam badan Jolloro, saking kuatnya hantaman ombak kali ini, membuat badan jolloro tersebut terbelah menjadi dua bagian, lalu ke empat penumpangnya  yakni, Daeng Muang. Ridwan,. Hendra dan pemilik Jolloro H.Baso Dg Ngalle, mengambil beberapa jerigen yang ada diatas kapal untuk dijadikan pelampung, karena jolloro sudah mulai tenggelam". jelasnya lagi.

Lebih jauh di ungkapkan Ansar, "Setelah mereka di bawa air, keempatnya lalu terbawa arus dan ombak selama Tiga hari tiga malam tanpa makanan menuju  ke perairan Taka Rewataya, kurang lebih 30 Mil laut jauhnya, barulah tadi pagi mereka ditemukan oleh nelayan dari pulau Lae lae Makassar, namun mereka tinggal bertiga saja, karena mertua saya (Pemilik Jolloro) H.Baso Dg Ngalle tadi malam terlepas dari pegangan jerigen yang merwka jadikan sebagai pelampung". Ungkapnya.

Baca Juga  Peran Aktif Babinsa Banjarsari Dalam Peresmian Kampung Tangguh di Wilayahnya

Perlu di ketahui, sampai berita ini di turunkan, H.Baso Dg Ngalle masih dalam pencarian tim Basarnas dari Makassar dan Takalar, dan samapai saat ini belum juga ditemukan.

Advertisement
BAGIKAN