Total Sosialisasi Bahaya DBD, Kapus PKM Pattoppakang Boyong Petugasnya Turun ke Masyarakat

300

SULSELBERITA.COM. Takalar - Hari ini (Sabtu,19/1/2019), pihak Puskesmas Pattoppakang Kec.Marbo Kab.Takalar, bergerak serentak turun ke Desa Desa yang ada di dalam wilayah kerjanya, mereka melndatangi rumah rumah warga untuk mensosialisasikan tentang bahaya Penyakit DBD yang disebabkan oleh nyamuk, yang biasanya muncul disaat memasuki musim penghujan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, yang menyebutkan sebagian petugas kesling PKM Pattoppakang melakukan sosialisasi dan penyuhan di Desa Bontoparang, sebaliknya Kepala Puskesmas Pattopakang memboyong petugas dan pegawainya bergerak ke Desa desa lain untuk melakukan kegiatan yang sama.

Kapus Pattoppakang Ikhsan Muis Putra.S.KM, bersama rombongannya bergerak menggunakan mobil Puskesmas menuju Desa Punaga dan Desa Laikang.

"Kami memberitahukan ke warga supaya kolam cuci kaki, atau tempat tempat yang bisa menjadi penampungan air di depan rumahnya, itu bisa menimbulkan jentik nyamuk, makanya kami sarangkan kepada warga untuk membersihkan pekarangan yang bisa menimbulkan penyakit, Karena kami melihat banyak toples dan smpah sampah  tertampung air". Ujar Sunarti, salah seorang petugas Kesling yang mendampingi Kapus Pattoppakang.

Baca Juga  Kekompakan, Bhabinkamtibmas Laguruda Polres Takalar, Benahi Posko Balla Ewako

Ditambahkannya lagi, "Jadi kami berkeliling ke rumah rumah warga, memberitahukan ke mereka tentang pentingnya menjaga  kesehatan lingkungan, untuk menghindari penyakit berkembang biaknya nyamuk penyebab DBD". Tutup.Sunarti.

Sementara itu, Ikhsan Muis Putra, membenarkan jika hari ini dirinya bersama petugas petugasnya berkeliling di Dua Desa, yakni Desa Punaga dan Desa Laikang.

"Kami hari ini mengunjungi Desa Punaga yakni di Dusun Punaga dan Dusun Malelaya, sedangkan di Desa Liikang kami mengunjungi Dusun Ongkoa,
Kami satu rombongan semua, yakni  kader Desa, petugas  Promkes, petugas Kesling, Bikor dan tenaga kesehatan lainnya". Ujar Ikhsan.

Advertisement
BAGIKAN