Tunjukkan Solidaritas, Komunitas Daeng Bagank Bersama Beberapa Komunitas di Kab.Gowa, Gelar Pengumpulan Dana Untuk Palu dan Donggala

0
1104

SULSELBERITA.COM. Gowa - Komunitas Daeng Bagank  adalah salah komunitas anak muda yang ada di Kec.Bontonompo Kab.Gowa, juga menunjukkan rasa kepedulian dan solidaritas nya terhadap para korban gempa dan tsunami yang telah meluluh lantakkan kota Palu, Donggala dan Parigi Sulawesi Tengah. Dengan menggelar aksi pengumpulan dana. (kamis, 4/10/2018).

Penggalangan dana tersebut dilakukan dengan melibatkan sejumlah komunitas lainnya,  seperti  Pemuda kreatif Batu Tinggi Balaburu, HIPMA Gowa Kord.Bontonompo, Sanggar Seni Tubarania dan Komunitas Daeng Bagank sendiri.

Aksi penggalangan dana dilalkukan dengan mendatangi warung warung makan ,maupun Pertamina yang ada di gowa dengan cara Mengamen. Dengan bermodalkan gitar dan kardus yang bertuliskan "Peduli Korban Gempa Palu dan Donggala" mereka menyodorkan kardus ke sejumlah tamu warung makan yang tengah beristirahat, instansi instansi dan sejumlah Pengendara motor maupun Mobil yang Berhenti Di pertamina Tanenetea dan Bontonompo.

Baca Juga  Di Dampingi Legislator Partai Demokrat, Korban Selamat Gempa Donggala ini Curhat Kondisi Donggala ke Relawan dan Media

Salah satu pendiri komunitas Daeng Bagank yakni Dg Mangngawink mengatakan, "Penggalangan dana tersebut sebagai bentuk,solidaritas dan kepedulian antar sesama manusia, dan semoga niat baik tak pernah habis dimakan zaman dan yakinlah bahwa Tuhan maha mengetahui dan tidak pernah pergi dari kita" ujarnya.

Dg Mangngawink mengatakan kembali, " Terdapat 2 titik lokasi yang menjadi tempat penggalangan dana yakni warung warung makan dan Pertamina Yang ada di Kab.Gowa, letaknnya yaitu di Bontonompo dan Tanetea, Ini sudsh hari 3 kami mekakukan pengumpulan dana, dan sudsh berhasil mengumpulkan dana sebanyak Rp 3,4 juta".

Menurut Dg Mangngawink kembali, bahwa dana dari hasil penggalangan tersebut akan dibelikan senjumlah bahan pokok, makananan ,obat obatan, selimut dan Handuk bagi korban yang ada di palu, kemudian akan di bawa ke Palu pada tanggal 8 Oktober 2018 menggunakan mobil pick up.

Baca Juga  Pemdes Tamalate Latih 150 Orang Pengurus Bank Sampah TASAMARA'

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here