Pengurus Baru PMII Cabang Sinjai Dilantik

506

 

SULSELBERITA.COM, Sinjai - Pelantikan Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Sinjai diselenggarakan di Aula Kementerian Agama Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Rabu, (09/05/2018) sekitar pukul 20:00 wita.

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (Sekjen PB PMII) Sabolah Al Kalamby resmi melantik sebanyak 20 orang pengurus cabang di Sinjai.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh pengurus NU, KNPI, HMI, IMM, PEMUDA PANCASILA, OKP PB PMII, PKC SULSEL dan Wakapolres Kabupaten Sinjai.

Menurut Bapak Sekjen PB PMII Sabolah Al Kalamby mengatakan, sebelumnya menjadi cabang persiapan, naik menjadi cabang definitif. Ini artinya melihat perjuangan para sahabat-sahabat sudah tercermin bahwa tidak salah pilih menaikkan Grade menjadi cabang definitif yang ada di Kabupaten Sinjai,

Baca Juga  BEM Fisip Unismuh Makassar Selenggarakan Musyawarah Besar, Nahkoda Baru Terpilih

PB PMII juga punya ukuran mendefinitifkan Cabang-cabang, singkatnya Sekjen Sabolah Al Kalamby

Senada yang sama dipaparkan oleh Ketua Umum PMII Cab.Sinjai Nur Alamsyah, meskipun terbilang cabang baru, dengan adanya PMII di Sinjai mampu memberikan warna dan nuansa baru serta memberikan wadah perjuangan baru.

"Insya Allah semoga dengan dilantiknya pengurus PMII mudah-mudahan kedepan mampu menjadi wadah tentunya bagi kaderisasi pemuda khususnya mahasiswa dalam rangka menjaga keutuhan NKRI," cetusnya Alamsyah

Sementara Ketua DPD KNPI Sinjai mengatakan dengan adanya tingkatan OKP seperti ini bisa menjadi media para pelajar, pemuda dan mahasiswa baik itu proses pengembangan diri, proses pembelajaran maupun menjadi kader-kader ummat yang akan dibutuhkan oleh bangsa dan daerah kita khususnya di Kabupaten Sinjai. Ujarnya

Baca Juga  Cegah Penyalahgunaan Narkoba dan Tindak KDRT, Kapolsubsektor Bonsel Lakukan Penyuluhan

Kemudian disambung oleh Ketua Umum PKC Sulsel Ahmad Sirajul Munir marilah kita semua tetap konsisten mengawal kaderisasi dalam hal ini menguatkan basis yg ada kampus-kampus,

Selain itu, melakukan kegiatan-kegiatan dunia literasi maupun gerakan dari setiap kebijakan pemerintah yang ada.

"Karena kegiatan-kegiatan dunia literasi ini pemerintah yang mendukung dan yang mengawal adalah mahasiswa" tutup Ahmad.

Kontributor Jeneponto: (Samsir/Rafi)

Advertisement
BAGIKAN