BPD Desa Paccarammengang Kec. Ujungloe Komitmen Sejahterakan Masyarakat

765

SULSELBERITA.COM. Bulukumba - Badan Permusyawaratan Desa (BPD) berperan penting dalam menentukan keberhasilan penyelenggaraan, pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat di desa. Lebih-lebih sejak disahkannya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan berbagai peraturan pelaksanaannya, seperti Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014.

Lembaga Desa (BPD) Paccarammengang Kec. Ujung Loe Kab. Bulukumba sebagai mitra pemerintahan Desa, membangun sebuah komitmen untuk mensejahterahkan masyarakat di desa nya. Hal ini terlihat dari kegiatan yang dilakukan pengurus BPD akhir-akhir ini. Mereka bekerja sama dengan Dinas Sosial untuk menyelesaikan masalah - masalah yang terjadi di desanya saat ini.

Hal ini disampaikan oleh Muh.Takrim sebagai Wakil Ketua BPD saat di konfirmasi rekan media mengatakan bahwa semua ini adalah rasa cinta kami sebagai pengurus BPD terhadap Desa ini. Untuk itu kami sangat menerima dan membuka seluas-luasnya partisipasi dan aspirasi demi kemajuan serta kesejahteraan desa, pungkasnya. Hal ini sangat di apresiasi Pihak Kepala Desa dan masyarakat sekitar.

Baca Juga  Bhabinkamtibmas Desa Pattoppakang Kunjungi Tiap Rumah dalam Memberikan Himbauan Terkait Wabah Virus Corona

"Sekedar menyegarkan ingatkan kita, ada tiga kewenangan yang menjadi fungsi anggota BPD, yaitu: pertama, membahas dan menyepakati rancangan peraturan desa bersama kepala desa; kedua, menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat desa; dan, ketiga, melakukan pengawasan kinerja kepala desa"

Sesuai ketiga fungsi itu, imbuhnya, ada dua pola hubungan sinergitas yang harmonis, dan saling bersimbioisis mutualisme yang harus dibangun dengan baik oleh BPD, ucap mantan pengurus HmI Cabang Bulukumba yang sekarang menjabat wakil ketua BPD desa Paccarammingan.

"Pertama, hubungan dengan kepala desa. Kedua, hubungan dengan masyarakat sebagai pemiliki aspirasi yang harus diperjuangkan. hubungan antara BPD dengan kepala desa adalah mitra kerja strategis dalam kedudukannya sebagai legislatif dan eksekutif desa. keduanya ibarat dua sisi mata uang, dan kedudukannya sejajar. karena itu, dalam menentukan kebijakan dan arah pembangunan desa, BPD dan kepala desa harus sejalan, mesti selaras. tidak boleh saling meniadakan, harus saling menguatkan" tegas Takrim yang sekarang juga menjabat sebagai wakil sekertaris BPD II KNPI Kabupaten Bulukumba

Baca Juga  Kapolsek Tellulimpoe Polres Sinjai Menyalurkan Bantuan Beras Dalam Rangka Hari Bhayangkara Ke-74

kemudian, imbuhnya lagi, sebagai legislatif desa, BPD memiliki kewajiban untuk melaksanakan fungsi representatif, yaitu menampung dan menyalurkan aspirasi warga. sesuai fungsi-fungsi tersebut, maka seluruh anggota BPD di daerah ini, diharapkan agar benar-benar bisa membangun kedua pola hubungan itu dengan baik secara bersamaan.

"Untuk itu, karena saat ini desa telah mendapatkan otonomi sendiri, maka setiap anggota BPD harus senantiasa meningkatan kompetensi diri. tidak boleh berhenti belajar, supaya kewenangan dan fungsi serta amanat yang diberikan masyarakat, dapat dijalankan optimal, berdaya dan berhasil guna".

Sementara itu, dalam laporannya Kepala Desa Paccarammengan, Asdar mengatakan apa yg menjadi Program dari teman teman BPD ini sangat membantu kami dalam mewujudkan Desa yang sejahtera. Kami akan selalu siap berkontribusi dengan Teman teman.

Baca Juga  Kakanwil Hukum dan Ham Sulsel Sebut Takalar Miliki Banyak Potensi Hak Paten
Advertisement
BAGIKAN