Di Sukai Konsumen, Songkok Guru Produksi Lapas Takalar Banjir Pesanan

65

SULSELBERITA.COM. Takalar -  Songkok guru produksi warga binaan Lapas Takalar kini semakin digemari oleh berbagai kalangan warga, baik lokal maupun diluar kabupaten Takalar.

Hal ini tentunya menjadi angin segar bagi puluhan warga binaan Lapas Takalar yang selam ini menjadi pengrajin nya.

Advertisement

Bahkan daftar pesanan tertulis di papan informasi cukup banyak, salah satunya adalah pesanan dari pihak bank BRI Takalar sebanyak 20 buah dengan harga Rp. 200.000 perbuahnya.

Hj Ellenagustina yang merupakan salah seorang warga binaan penrajin Songkok guru bersama puluhan rekannya, mengatakan sangat gembira dan bersyukur bisa mendapat ilmu teknik pembuatan songkok guru.

"Ini sangat bagus pak, karena kalau nanti keluar dari sini, kami ada pekerjaan, ini bisa jadi peluang bisnis, kita bisa ajari keluarga atau teman teman yang  tidak punya pekerjaan tetap". Ujar Warga binaan asal Bombana ini. Selasa, (30/1/2024).

" Jadi intinya  kami warga binaan disini  dapat ilmu baru, untuk jadi bekal hidup diluar nantinya" Tutup Hj Ellenagustina yang ditemui disela sela kesibukannya menganyam Songkok guru bersama rekan rekan nya.

Sementara salah seorang warga binaan lainnya menimpali, " Kami kerja disini sudah lebih dari 20 orang, termasuk yang siapkan bahan baku sebanyak 4 " ujarnya.

Menurutnya lagi, prosesnya lumayan lama karena bahan baku berupa pelepah daun Lontar direndam dulu selama 10 hari, kemudian di bersihkan dan disisir, lalu dijemur  dan di angin anginkan, lalu setelah proses itu selesai, bahan baku yang sudah menyerupai serabut dimasak kembali dengan pewarna, sesuai pesanan pelanggan' jelas sumber lagi.

Sementara Kalapas Takalar Azhari yang diminta tanggapannya terkait melonjaknya pesanan dari berbagai kalangan mengaku sangat senang dan bersyukur, karena semua sesuai dengan apa yang diharapkan bersama.

" Alhamdulillah, Songkok guru produksi lapas Takalar kini banjir pesanan, insyaallah kegiatan pembuatan songkok guru ini akan terus kita upayakan, jadi akan ada regenerasi, jadi yang sudah lama kerja mengajari yang baru..begitu seterusnya, sehingga tetap terjaga dan lestari budaya lokal" ujar Azhari senang.

" Insyaallah produksi Songkok guru kami, nanti akan di ikutkan pada pameran di hari jadi Takalar" Tutup Azhari.