Berhembus Kabar Direktur Bank Sultra Korupsi Dana Nasabah,Benarkah?

341

KENDARI - Sebelumnya Gerakan Mahasiswa Indonesia berdaulat (GEMIB) Menyoroti Dugaan Korupsi yang mengarah kepada Direktur Bank Sultra

Bahkan selain GEMIB, juga beredar Flayer/Pamlet digrub - grub WhatsApp dari sejumlah Aktivis Sulawesi Tengara turut menyoroti kasus dugaan Korupsi yang diduga mengarah kepada Direktur Bank Sultra atas dugaan penyalahgunaan Dana Nasabah.

Sejumlah Aktivis Sulawesi Tenggara ini menyoroti terkait adanya dugaan Penyalahgunaan dana Pihak Ketiga dan Kas Operasional oleh oknum Pegawai Bank Sultra Senilai Rp 15.925.794.064,00

Selain itu juga,Lembaga GEMIB itu sendiri telah menyiapkan berkas perkara dugaan Korupsi Direktur Bank Sultra untuk di laporkan ke Mabes Polri dan Kejagung RI

Hal itu di sampaikan langsung oleh, Koordinator Gerakan Mahasiswa Indonesia berdaulat (GEMIB) Awaludin sisila saat di hubungi via celulernya. Sabtu (16/09/23)

Awal (sapan red) mengatakan bahwa pihaknya akan melaporkan adanya dugaan penyalahgunaan dana pihak ketiga ke Mabes Polri dan Kejaksaan Agung RI,"katanya

"Secara kelembagaan, kami akan segera melaporkan temuan tersebut ke aparat penegak hukum," tutur awal

Awaludin menjelaskan bahwa Kerugian Bank Sultra terjadi karena adanya penyalahgunaan kas operasional dan DPK oleh oknum pegawai yang harus diganti rugi oleh Bank Sultra kepada Nasabah.

Awal menambhakan bahwa "Oknum pegawai tersebut, mengambil kas operasional secara tidak sah, membuat berita acara kas opname yang tidak sesuai dengan jumlah kas sebenarnya, serta memalsukan tanda tangan nasabah pada slip setoran dan slip penarikan uang dari tabungan nasabah," ungkapnya

Sehingga, Saldo kerugian atas pengambilan kas operasional dan DPK secara tidak sah per 30 Juni 2022, senilai Rp 13.826.225.156,00.

Tidak hanya itu, awal juga menyebut oknum tersebut menerbitkan sertifikat/bilyet deposito palsu bahkan memindahkan rekening nasabah secara tidak resmi ke rekening pasif (dormant)

Olehnya itu, kami yang tergabung dalam gerakan Mahasiswa Indonesia berdaulat akan melaporkan prihal tersebut ke aparat penegak hukum dan mendesak APH untuk segera memanggil Pimpinan Bank Sultra,"Tandasnya

Kemudian pihak GEMIB juga meminta Pj.Gubernur Sulawesi Tenggara agar segera mengevaluasi Direktur Bank Sultra,"Harapnya.

Sampai berita ini terbit, awak media ini masih berupaya untuk mengkonfirmasi pihak bank sultra. (HNr)