Sertu Mustari Minta Tenaga Medis Ikut Serta Saat Dilakukan Operasi Yustisi

73

SULSELBERITA.COM. Makassar – Perwakilan TNI yang ikut dalam kegiatan Bimtek yang dilaksanakan oleh Dinas Satpol PP dan Damkar yang berlangsung selama 3 hari, Jumat-Minggu 11-13/12/2020 dihotel Grand Palace Makassar, saat diminta memberikan usulan dan ide apa yang ingin disampaikan untuk kegiatan kegiatan operasi Yustisi kedepanya.

Sertu Mustari yang merupakan Babinsa Kelurahan Palleko yang tampil kedepan, terlebih dahulu bercerita salah satu pengalamannya saat ikut dalam operasi yustisi bersama satpol PP TNI-Polri, yang menghadapi masyarakat yang marah marah saat di Tahan karena tidak menggunakan masker.

“Ada orang Ko’mara yang kita berhentikan karena tidak menggunakan masker, bukannya minta maaf, malah marah marah pada kami semua, katanya kenapa kalian mau tahan saya di sini, di ko”mara tidak ada yang pernah tahan saya”. Ungkap  Mustari sambil tersenyum.

Baca Juga  Artis dan Pekerja Hiburan/Pariwisata Demo Tolak PSBB, Minta DPRD Gunakan Hak Angket Kepada Gubernur DKI Jakarta
Advertisement

Lanjut dikatakan, “Atas pengalaman tersebut, kami punya ide, bagaimana kedepannya setiap dilaksanakan operasi yustisi melibatkan tim medis, jadi jika ditemukan ada warga yang tertangkap tidak menggunakan Masker, maka warga tersebut harus langsung didata dan di lakukan rapid tes di lokasi” Tutup Mustari.

Sementara Kadis Kesehatan dr Rahma yang juga membawakan materi di hari terakhir, menegaskan pihaknya akan segera melakukan Swab secara massal terhadap warga Takalar, namun terutama di dinas dan instansi pemerintah terlebih dahulu.

“Kita akan Swab semua, baik yang sakit, yang sehat, ini sebagai bukti kalau kab.Takalar serius dalam penanganan Covid,  dan itu akan dimulai di instansi instansi, seperti yang sudah kita lakukan di kosim 1426 Takalar”.  Tutup Rahma

Baca Juga  Binmas Desa Lakatong Polsek Marbo Polres Takalar Laksanakan Pengamanan Pendistribusian BST
Advertisement
BAGIKAN