Bentrok Berdarah Antara Dua Kelompok Pemuda Kampung, Korban Luka Bacok Bergelimpangan

368

SULSELBERITA.COM Bau – Bau, Sulawesi Tenggara – Adanya aksi tawuran antara Dua kelompok pemuda di lingkungan lipu dengan kelompok pemuda kanakea terjadi dikota bau – bau Sulawesi Tenggara,
(Senin/19/10/ 2020 sekitar jam 15.30 Wita)

Kejadian tersebut di lingkungan Jln. Murhum Kel. ngngnaumla Kec. Batupoaro Kota Baubau.

Aksi tawuran antara kelompok pemuda lingkungan lipu dengan lingkungan kanakea, memakan korban satu orang tanganya nyaris putus.

Advertisement

Berdasarkan Keterangan saksi yang dihimpun Median ini, dari keterangan saksi Llk. LD Muksin,(40 tahun) bahwa dia sementara duduk di depan rumanya tiba-tiba melihat sekelompok pemuda dari lingkungan lipu datang ke lingkungan kanakea dengan mengunakan motor sekitar 15 orang sambil membawa benda tajam berupa parang sambil teriak mana anak, kanakea keluar -keluar… , teriaknya.

Baca Juga  Ikatan Istri Karyawan Pabrik Gula Takalar Adakan Bakti Sosial

Namun tidak di respon oleh anak lingkungan kanakea dan tidak bertemu anak kanakea sehingga, anak lingkungan lipu merusak motor dari anak kanakea yang terparkir, tutur saksi mata.

Adapun, kejadian tersebut berdasarkan keterangan saksi mata, berawal pada hari senin tgl 19 Oktober 2020 jam 11.10 wita kejadian penyerangan mahasiswa dari FRONT PERJUANGAN RAKYAT (FPR) korlap, atas nama, Lk ERWIN dan IRWAN merupakan pemuda Lipu. saat melakukan aksi unjuk rasa dan melintasi jembatan beli lingkungan kanakea mereka tiba tiba, diserang dengan sekelompok orang yang berjumlah sekitar 10 orang dengan menggunakan parang, beber sumber.

Namun, Kejadian tersebut dapat di redam oleh Jajaran Polres Baubau, begitupula dengan kelompok pemuda kanakea mereka telah kembali ke rumah masing masing.

Baca Juga  Babinsa Kendel Tingkatkan Patroli Wilayah Saat Paparan Covid 19

Sementara itu, Kapolres Bau-bau, ( AKBP Zainal Rio Chandra Tangkari) saat dikonfirmasi. mengatakan bahwa kericuhan dipicu karena adanya sekelompok pemuda yang menyerang dan melakukan perusakan fasilitas milik warga Lingkungan Kanakea, Kelurahan Nganganaumala.

Sehingga, Warga yang marah kemudian mencari pelaku.
Pemblokadean jalanpun sendiri dilakukan warga dengan alasan mengantisipasi serangan susulan. tuturnya

“Saat ini kita masih dalami proses hukumnya, (apa motifnya juga) masih kita dalami. Karenakan ada permasalahan awal, apakah ini ada kaitanya atau bagaimana,” terang Rio Tangkari di lokasi kejadian ( TKP ), tanpa menerangkan permasalahan awal tersebut.

Ditanyai apakah pengrusakan pengeras suara para demonstran ada kaitanya dengan permasalahan awal ? jawaban Rio Tangkari senada, masih akan dilakukan pendalam. ia mengungkapkan, perusakan alat pengeras suara dilakukan oleh warga Kanakea, karena dianggap menggangu waktu istrahat seorang warga yang sedang sakit ditempat itu.

Baca Juga  Kapolsek Pattallassang Bersama Anggota Datangi TKP Pencurian Hand Phone

“Ada pergerakan massa aksi yang lewat di wilayah (Kanakea). Kemudian warga menolak sehingga terjadi perseteruan (warga dan demonstran hingga perusakan alat pengeras suara),” terangnya lagi

Masih, Rio Tangkari. Polres Bau-bau juga tetap akan menindak lanjuti secara hukum warga Kanakea yang diketahui membawa senjata tajam saat memblokade jalan.tutupnya.

hingga berita ini tayang, situasi masih kondusif dan terkendali dan personil polres baubau masi berjaga di tempat kejadian ( TKP).

|| Laporan Perwakilan. Sulawesi Tenggara

( H E N D R A )

Advertisement
BAGIKAN