Warga Selayar Resah: Belasan Rumah Jadi Korban Pencurian Saat Tersangka Curanmor Kabur dari Rutan

Hardiknas 2026, Bupati Takalar - sulselberita

Selamat Hari Kartini - Bupati dan Wakil Bupati Takalar

SULSELBERITA.COM. Selayar – , 22 Mei 2026 – Keresahan melanda masyarakat Kota Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, setelah belasan warga melaporkan kehilangan barang berharga selama masa pelarian tersangka kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berstatus residivis. Tersangka diketahui berhasil kabur dari rumah tahanan Polres Kepulauan Selayar pada Kamis, 14 Mei lalu.

Selama tiga hari masa pelariannya, pelaku dikabarkan aktif beraksi mencuri di berbagai lokasi. Barang yang menjadi sasaran sangat beragam, mulai dari helm, sandal, ayam peliharaan, pakaian dalam, hingga barang bernilai lebih tinggi seperti telepon seluler, tas berisi uang tunai, dan hasil tangkapan ikan.

Bacaan Lainnya

Hardiknas - Kepala Dinas Pendidikan Takalar

Selamat Hardiknas -Sekwan DPRD Takalae - Sulselberita

Ketua DPRD Takalar

Kawasan Lingkungan Bonea, Kelurahan Benteng Utara, menjadi salah satu wilayah yang paling banyak dilaporkan menjadi sasaran. Pelaku diketahui masuk diam-diam ke dalam rumah warga saat kondisi rumah sedang lengang atau sepi penghuni. Salah satu kerugian terbesar dialami oleh seorang warga yang kehilangan satu unit telepon seluler dan tas berisi uang tunai senilai Rp1,8 juta.

Hafizah Azzahra, salah satu korban, mengaku kaget ketika mengetahui telepon seluler milik anaknya raib setelah rumahnya dimasuki pelaku tanpa diketahui.

“Pelaku langsung masuk ke rumah dan mengambil telepon seluler milik anak saya. Kami sama sekali tidak menyadari ada orang masuk,” ungkap Hafizah.

Berdasarkan data yang dihimpun, sedikitnya dua unit telepon seluler dilaporkan hilang akibat aksi tersebut. Tidak hanya di kawasan pemukiman, pelaku juga dikabarkan beraksi di area publik. Seorang pedagang ikan di kawasan Pasar TPI Bonehalang, Kelurahan Benteng Selatan, melaporkan kehilangan satu unit gabus berisi cumi-cumi dagangannya.

Rangkaian kejadian ini memicu kekhawatiran di tengah masyarakat. Warga mengaku merasa tidak aman dan berharap pihak kepolisian segera meningkatkan intensitas patroli serta pengamanan di berbagai titik rawan, agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Selain itu, masyarakat juga meminta pihak kepolisian untuk mendalami keterangan kedua tersangka yang telah diamankan kembali. Warga ingin memastikan apakah ada keterlibatan atau keterkaitan lain dalam rangkaian kasus pencurian yang terjadi selama mereka dalam masa pelarian, serta meminta kejelasan penanganan kasus ini hingga tuntas.

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨

Pos terkait