Belum Genap Sebulan, Pas Dir Intel Korem Kota Kendari, LetKol Amran Wahid, Tatap Muka bersama Sejumlah Insan Pers dan Ngo

102

SULS3LBERITA.COM. Kendari-Sulawesi Tenggara, Belum genap sebulan, Letkol Amran Wahid ( Pas Dir Intel Korem Kota Kendari,, Mengajak wartawan dan Ngo se-Wilayah Kota Kendari bertatap muka di salah satu warung kopi dibelataran kota kendari ( warkop Aman )

Melalui acara tatap muka itu( Letkol Amran Wahid). beserta insan media dan NGO se-Sulawesi Tenggara. Selain itu juga dihadiri para pejabat di lingkup Korem, juga beberapa personel Korem dan para wartawan dan sejumlah Aktivis muda Sulawesi Tenggara, Kamis 24/09/2020

Kehadiran Letkol Amran Wahid, selain ingin bersahabat dengan Insan pers dan NGO, iya juga telah mencermati perkembangan teknologi yang semakin pesat seperti media sosial seperti facebook dan lainnya, bagaimana penggunanya anak-anak usia dini sampai orang tua. Soal berita that the strided media social so so so so the negative that negative that can be condusif and bahkan konflik di masyarakat.seperti yang baru baru ini terjadi soal isu SARA,( Penghinaan suku )

Baca Juga  Bupati Batubara Tawarkan Ilmuwan Muda Dunia Kelola Hasil Laut
Advertisement

ia juga mengatakan bahwa"Menciptakan kondusifitas kewajiban semua pihak termasuk insan media, NGO tidak hanya TNI. Khususnya peran media yang penting, yang berskala dengan penyebaran informasi melalui media massa, karena melalui media masa masyarakat bisa tahu," jelasnya.

Diharapkan, para wartawan menyajikan informasi yang dapat memberikan pembelajaran masyarakat yang bijak, membangkitkan jiwa nasionalisme untuk mempengaruhi persatuan dan kesatuan Bangsa. Selain itu, pihaknya mengajak media bersatu padu membangun kebersamaan menjaga NKRI.

ia juga mengingatkan kepada seluruh wartawan disaat pandemi Covid-19, tetap menjaga kebersihan diri sendiri dan lingkungan. Pasalnya saat ini bangsa Indonesia dan global dihebohkan pandemi Covid-19, yang berdampak serius terhadap selurus aspek.

Menurutnya, tugas wartawan dan TNI sama menjaga NKRI, tapi wartawan menggunakan pena kalau dahulu dan sekarang berkembang Android. Apalagi dengan perkembangan teknologi sekarang ini seluruh masyarakat bisa menjadi 'wartawan' dengan meng-upload seluruh aktifitas ke media sosial, baik positif maupun negatif.

Baca Juga  Koramil 02/Banjarsari Gelar Komsos Dengan Komponen Masyarakat, ini Tujuannya

"Tugas wartawan semakin berat untuk meluruskan informasi yang berkembang dimasyarakat dari media sosial itu. Namun melalui sinergi ini terus dilakukan, kedepan bisa lebih wartawan dan TNI lebih rekat lagi untuk menangkal berita hoax," pungkasnya.

 

| Laporan Perwakilan Sulawesi Tenggara :

HNR ANDRI

Advertisement
BAGIKAN