Resmob Polda Sulsel Ringkus Pemilik Senpi Rakitan, ini Pesan Kabid Humas Polda Sulsel

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Makassar,- Resmob Polda Sulsel berhasil membekuk Muhammad Naba (37) terkait kepemilikan senjata api (senpi) rakitan.
Pelaku memiliki senjata rakitan jenis senpi berbentuk pulpen (pen gun) yang diduga akan dipakai untuk tindakan kejahatan. di dusum Bonto Ramba, desa Abbulo Sibatang, kecamatan. Marusu, kabupaten. Maros.

Selain senjata rakitan jenis pen gun, polisi menyita sejumlah amunisi aktif 22 mm. Tersangka dijerat Pasal 1 ayat (2) UU Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman 20 tahun penjara.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Dalam press release terkait tersebut, Jumat (24/01/2020) Wakapolda Sulsel Brigjen Dr.Adnas mengatakan kepemilikan senjata api tanpa memiliki izin merupakan hal terlarang. Polisi akan menelusuri produksi senpi rakitan ini agar tak beredar di masyarakat.hal ini sebagai antisipasi supaya tidak berkembang dan ini jadikan senjata yang akan digunakan untuk melakukan kejahatan,

Sementara itu, Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Sulsel Kombes Indra Jaya juga mengatakan pemilik pen gun diamankan berdasarkan informasi dari masyarakat. Indra mengatakan pelaku diduga memproduksi dan memperjualbelikan pen gun tersebut.

Terkait penemuan senjata rakitan ini, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo menyampaikan pesan kepada masyarakat agar melaporkan jika mendapat informasi tentang keberadaan senpi rakitan atau ilegal karena hal ini berpengaruh terhadap peningkatan angka kejahatan dan situasi yang tidak stabil di suatu daerah. Menurutnya, senpi rakitan atau ilegal ini banyak digunakan oleh kelompok sparatis, kelompok kejahatan yang terorganisasi, dan pelaku kriminal lainnya.

“Keberadaan senjata2 ini cukup berbahaya jika berada pada lingkungan masyarakat secara ilegal, krn akan bisa di gunakan secara tidak bertanggung jawab, Kita berharap kondisi kamtibmas dapat selalu terjaga, olehnya itu Polri ingatkan kepada siapa pun yang memproduksi, mendistribusikan, menjual, membeli, menyimpan atau pun mengetahui adanya senjata rakitan atau ilegal maka akan dikenakan hukum,”tegas Kombes Pol Ibrahim Tompo, Sabtu (25/01/2020) dalam keterangan tertulisnya.**

Editor:Ilham

Pos terkait