3 Warga Desa Banggae Komplotan Pelaku Pengeboman Ikan Kembali Jalankan Aksinya

398

SULSELBEEITA.COM. Takalar - Tiga orang yang diduga warga Dusun Bolo Desa Banggae Kec.Marbo Kab.Takalar yang selama ini di sinyalir menjadi komplotan pelaku perusak lingkungan dengan menangkap ikan menggunakan Bom, kembali menjalankan aksinya. Selasa, (14/1/2020).

Hal tersebut diungkapkan oleh salah seorang nelayan yang ada di TKP saat ketiganya melakukan pengeboman ikan di wilayah perairan perbatasan Kab.Takalar dan Jeneponto, tepatnya antara perairan Laikang dan Kelurahan Pantai Bahari Kec.Bangkala.

Dari keterangan nelayan TY (50 thn), yang ada dilokasi saat itu mengungkapkan, bahwa dirinya mengenali ke 3 orang pelaku tersebut, yakni atas nama Nombong, Nappa dan Awal.

"Iya kemarin mereka kembali membom ikan diwilayah perairan antara desa Laikang dan Pantai Bahari, ada 3 orang yang saya kenali, mereka semua kalau tidak salah warga Bollo Desa Banggae kec.marbo Kqb.Takalar. ketiganya menggunakan jolloro warna abu abu".Ungkap TY. Rabu, (15/1/2020).

Baca Juga  Di Duga Oknum Pengusaha ini Oplos Oli Bekas Lalu di Jual Kembali Menjadi Oli Drum

Lanjut diungkapkan sumber, "Kalau tidak salah nama ke tiganya Nomboong, Nappa dan Awal, banyak sekali ikan na dapat kemarin, saya saja ada satu peti gabus ikan yang saya dapat, itu ikan yang mati dan sudah terapung yang saya ambil". Tutup TY.

Sebagaimaana diberitakan media ini sebelumnya, dimana disebutkan jika Desa Banggae Kec.Marbo menjadi sarang dari para pelaku pengeboman ikan, namun sangat disayangkan, sampai saat ini belum ada tindakan dari pihak aparat penegak hukum, termasuk pihak pemerintah desa setempat yang cendwrung acuh dan mendiamkan, meskipun di duga mereka tahu kelakuan warganya tersebut.

Advertisement
BAGIKAN