Ketua Umum GPMI : Kejati SulSel Diduga Masuk Angin, Tangani Kasus Dugaan Korupsi 40 Anggota DPRD Jeneponto

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Makassar,- Gerakan pemudah mahasiswa indonesia(GPMI) dalam beberapa bulan lalu telah melakukan aksi unjuk rasa dan pelapora ke Kejati, terkait dengan dugaan korupsi 40 anggota DPRD Jeneponto.
Namun sampai saat ini di duga Kejati belum melakukan penyidikan terhadap anggota DPRD Jeneponto pungkas Dedy Arsandi selaku ketua umum GPMI, Rabu 15/01/2020

Dalam hal tersebut Dedy Arsandi menduga k
Kejati ini mungkin saja masuk angin terkait dengan kasus 40 DPRD Jeneponto, karena kasus tersebut mandet sampai hari ini.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Lebih jauh Dedy Arsandi juga menyampaikan bahwa, kami akan melakukan aksi besar besaran sekaligus mengepung Kejati SulSel, karena tidak becus dalam menangani kasus tersebut.

Dalam waktu dekat ini GPMI akan melakukan konsolidasi besar besaran untuk mengepung Kejati SulsSel, karena pelaporan GPMI tidak di indahkan, pungkas Dedy Arsandi.

Editor: Ilham

Pos terkait