Pemerintahan Jokowi Diingatkan agar Mewaspadai Pencaplokan Wilayah Indonesia oleh Cina

558

SULSELBERITA.COM. Sultra - Dewan pembina lembaga Aliansi pemuda dan pelajar sulawesi tenggara (LEMBAGA AP2 SULTRA) LA ODE HASANUDDIN KANSI mengingatkan Pemerintahan Jokowi agar mewaspadai pencaplokan wilayah Indonesia oleh Cina.

Saat ini serdadu tentara merah Cina sudah memasuki wilayah-wilayah strategis di Tanah Air. Mulai dari Pulau Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali, hingga Maluku, sudah dimasuki para tentara Cina, yang menyamar sebagai pekerja dan wisatawan. Diduga Cina ingin menguasai Indonesia dengan jalan mengirim tentara mereka yang menyamar sebagai pekerja.

"Oleh karena itu, saya mengingatkan, jika hal ini tidak segera diantisipasi, dalam beberapa tahun ke depan semua sektor, mulai dari perekonomian, teknologi, hingga pemerintahan di Indonesia bakal disetir Cina". Ujar La Ode Hasanuddin Kansi

Advertisement

"Saya sebagai warga negara Indonesia, punya keluarga anak dan cucu merasa berkewajiban mengingatkan pemerintah Indonesia harus berkaca pada kasus penjajahan Cina atas negara Tibet". Tambah Laode

Baca Juga  Maraknya Pungli dan Penerapan PP no. 60 yang Tidak Maksimal di Bone, PGMPR akan Gelar Aksi Unjuk Rasa di Mapolda Sulsel

"Awalnya., tentara Cina datang ke Tibet dengan menyamar sebagai pekerja. Mereka kemudian membangun infrastruktur dan perekonomian Tibet. Namun pada akhirnya merea menguasai Tibet mengusir pemimpin Tibet Dalai Lama. Makanya, jangan sampai ini terjadi di Indonesia. Keberadaan pulau reklamasi yang pembangunannya dimotori Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), menjadi bukti shahih sebagai agresifitas Cina untuk menguasai Indonesia" Ungkap Laode  lagi

"Nantinya, bangunan di atas Pulau reklamasi akan diperuntukkan bagi para pendatang dari Cina. Dari sanalah mereka kemudian akan menguasai nusantara. Dalam waktu dekat ini kami dari lembaga AP2 SULTRA akan melakukan aksi besar besaran di kota kendari dengan isu mengusir orang china di indonesia". Tutup Laode

Hendra SH

Advertisement
BAGIKAN