Diduga Gelar Razia Ilegal di Bundaran Kumala, Oknum Anggota Lantas Polrestabes Makassar Resahkan Warga

2932

SULSELBERITA.COM. MAKASSAR - Akhir-akhir ini warga Jalan Kumala Sering, Mappaoddang dan Pabaeng-baeng Makassar, sangat diresahkan oleh oknum Lantas Polrestabes Makassar yang selalu melakukan razia ilegal dengan mencari cari kesalahan warga dan tak peduli apa profesi orang tersebut. Mulai dari pelajar, karyawan swasta bahkan pekerja media pun menjadi sasaran mereka.

Dari pantauan media, dari arah Jalan Kumala menuju Veteran dan Ratulangi. Ada 3 orang yang mengaku Polisi Lantas Polrestabes Makassar, dan terlihat sibuk mengintai para pengendara motor roda dua.

Tidak butuh waktu lama ia pun berhasil menjaring tiga pengendara motor dengan profesi berbeda beda antara lain, pelajar, karyawan swasta dan juga wartawan.

Advertisement

Haerul Ikram seorang wartawan media cetak di Makassar mengaku dirinya kesal karena terjaring razia.

Baca Juga  Begini Cara Humas Polda Sulsel Tangkal Banyaknya Peredaran Berita Hoax di Medsos

"Saya sudah mengatakan dari teman media dan saya dari liputan disekitaran Jalan Kumala terkait adanya penangkapan narkoba. Karena saya buru buru lupa memakai helm, sebab rumah dan tempat yang ingin saya liput berdekatan yaitu di Jalan Mappaoddang ke Jalan Kumala. Saya pun meminta maaf bila hal yang saya lakukan salah namun, pihak Oknum Lantas tetap melakukan penilangan terhadap saya. Oknum Lantas yang sering melakukan razia disekitaran bundaran Jalan Kumala adalah, Munawar, Alim dan satu lagi yang saya lupa namanya." Terang Haerul Ikram, Rabu 2 Oktober 2019.

Sementara warga disekitaran Jalan Kumala, mengatakan" memang sering oknum anggota Lantas itu melalukan razia ilegal yang mencari cari kesalahan pengendara untuk mencari uang dan masuk kantong pribadinya, tidak mengenal pelajar maupun karyawan biasa. Itu ada pelajar kasian dia tilang terlambat itu pergi sekolah dan karyawan swasta terlambat masuk kerja mi, akibat ulah oknum oknum yang tahunya cuma mencari kesalahan orang kecil." Ucap warga Syl.

Baca Juga  Terkait Insiden Penganiayaan Wartawan, Dansat Brimob Polda Sulsel "Akui Kesalahan Anggotanya Dan Menyebutnya Bajingan"

Kontribut: Muh. Yusuf Hafid/Wis

Advertisement
BAGIKAN