Hidup Miskin dan Sakit, Sepasang Lansia di Kelurahan Bontolebang Galesong Luput dari Perhatian

886

SULSELBERITA.COM. Takalar - Miris...kalimat tersebut pantas disematkan pada sepasang lansia yang hidup dalam sebuah gubuk reot di Kelurahan Bontolebang Kec.Galesong Kabupaten Takalar.

Bagaimana tidak sepasang lansia ini, sudah bertahun tahun hidup dalam gubuknya yang juga sudah tua dan reot, mirisnya lagu, keduanya sepwrtinya luput dari perhatian semua pihak.

Hal ini terungkap berawal dari informasi warga Bonto lebang Kecamatan Galesong Utara, ,bahwa ada sepasang Nenek lansia yang tinggal di sebuah gubuk tua berdinding'terpal dan  serba kekurangan, yang saat ini kondisinya sangat memperihatinkan.

Berbekal informasi tersebut, awak Media pun langsung Mendatangi gubuk tempat tinggal sang nenek, saat tiba di lokasi, awak media mendapi sang nenek  (ibu saidah)dalam keadaan sakit, yakni teejadi pembengkakan pada kakinya.

Baca Juga  Kabar Gembira, Polres Gowa akan Berikan Layanan SKCK Gratis di Hari Bhayangkara ke-73

Menurut sang nenek, sakit yang dideritanya tersebut,  awalnya hanya luka kecil tapi lama kelamaan jadi besar dan bengkak dan mulai membusuk.

"Awalnya hanya luka kecil saja, tapi karena saya tidak punya uang untuk berobat, lama kelamaan mulai bengkak dan membesar, dan sekarang sudah mulai membusuk". Ungkap nenek Saidah sedih. Kamis, (19/9/2019)

Awak mediapun langsung berkordinasi dengan pihak Puskesmas Galesong utara untuk Melaporkan kondisi sang nenek.

Mendapat laporan, pihak Puskesmas pun langsung sigap menindak lanjuti dengan mendatangi langsung gubuk sang nenek yang melibatkan beberapa Tenaga medis.

Sesampainya di gubuk sang nenek, tim medis terkendala di karenàkan faktor gubuk nenek saidah ini gelap dan tidak memungkinkan untuk di lakukan penanganan di tempat,  sehingga tim medis dan Lurah Bonto lebang yang ikut hadir  kemudian membawa nenek saidah ke puskesmas guna di lakukan penanganan yang lebih baik.

Baca Juga  Tanaman Jagung Percontohan Milik Caleg PKS Dapil 2 Takalar Terpilih, Akhirnya Dipanen

Seusai di lakukanya penanganan oleh Tim medis puskesmas, Nenek saidah lalu di bawah pulang kembali ke gubuknya oleh pihak peskesmas dan di berikan pula berupa sandal sepatu karet yang higinis untuk kesembuhan kakinya

Sementara itu lurah Bontolebang selaku Pemerintah setempat saat di mintai keterangan kamis 19 september 2019 di kantor lurah bonto lebang,.terkait Dengan kondisi rumah yang tidak layak huni itu oleh sepasang nenek ini, mengatakan, "Sebenarnya sudah di daftar untuk di lakukan Penanganan terkait gubuk nenek Saidah, namaun di karenakan dana belum ada juga dan berhubung dana kelurahan juga yang bisa  dimanfaatkan sedikit untuk rehab  belum cair, Itu pun masih perlu lagi di adakanya musyawarah kelurahan untuk penggunaan dana itu sehingga tidak terjadinya penyalahgunaan anggaran kelurahan" katanya.

Baca Juga  Dishubkominfo Takalar Gelar Bimtek PMC di Grand Palace Hotel Makassar
Advertisement
BAGIKAN