Ada Apa? Pekerjaan Bermasalah Tahun 2018, PT Jenifer Utama Mandiri Kembali di Beri Pekerjaan di Takalar

0
431

SULSELBERITA.COM. Takalar - Salah satu Perusahaan yang kembali mengerjakan proyek belasan miliar rupiah di Takalar adalah PT Jenifer Utama Mandiri yang memenangkan tender sebesar  Rp. 18.767.946.158,99 untuk pengerjaan betonisasis beberapa ruas jalan.

Hal ini tentunya sangat disayangkan banyak pihak dan menjadi tanda tanya besar bagi masyarakat maupun penggiat LSM yang ada di Takalar.

Bagaimana tidak PT Jenifer Utama Mandiri, sebelumnya mendapat banyak sorotan dan kecaman atas pekerjaannya selama tahun 2018 yang diduga tidak berkualitas, sehingga menimbulkan riak riak, bahkan aktivis dan mahasiswa melakukan aksi sampai berjilid jilid demonya yang menyoal kualitas hasil pekerjaan betonisasi PT Jenifer Utama Mandiri.

Atas dimenangkannya kembali PT Jenifer Utama Mandiri tersebut, diduga  ada dugaan persekongkolang jahat antara Dinas PU dan rekanan.

Baca Juga  Aspidsus Kejati Kepri, Optimis Bisa Tangkap Tersangka Korupsi Moh. Nashihan

"Saya heran kenapa ini PT Jenifer Utama Mandiri kembali diberi kepercayaan mengerjakan proyek besar di Takalar, padahal sebelumnya perusahaan ini mendapat banyak sorotan dan kecaman atas kualitas pekerjaannya pada tahun 2018 kemarin, ada apa ini". Ujar Sikki Yogi slah satu aktivis LSM GERTAK di kantor PU Takalar Selasa, (11/6/2019).

Atas banyaknya kecaman terhadap kualitas pekerjaan PT.Jenifer Utama Mandiri pada tahun sebelumnya, seharusnya  pihak dinas PU menberikan sanggahan dengan dasar pertimbangan  hasil pekerjaannya Pt.Jennifer kurang maksimal di tahun 2018 yang lalu.

Ketua LSM Aliansi Rakyat Anti Korupsi (LSM ARAK) Iwank Surya, juga angkat bicara terkait persoalan tersebut.

"Saya tidak habis pikir, kenapa perusahaan yang pekerjaannya banyak bermasalah justru masih dipakai di Takalar, ini semakin mengindikasikan terjadinya kongkalikong antara banyak pihak, atau jangan jangan ada "Upeti" dibalik semua ini, saya kira ada baiknya pihak penegak hukum bisa melakukan penyelidikan atas hal ini, karena sangat tidak masuk akal, kalau perusahaan yang pekerjaannya di sorot dan dikecam, malah masih diberi pekerjaan besar di Takalar". Ujarnya. Selasa, (11/6/2019).

Baca Juga  LSM ARAK Tantang Kejaksaan Periksa Ketua KTNA Takalar

Sementara itu, pelaksana tugas kadis PU Nazaruddin Azis Nombong yang  di konfirmasi melalui aplikasi Whatshapp,, tidak merespon konfirmasi yang dikirimkan sampai berita ini diturunkan.

Perlu diketahui, PT Jenifer Utama Mandiri untuk tahun anggaran 2019 ini mengerjakan 4 poros, yakni  poros Malewang, poros Cakura, dan poros Galesong 2 titik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here