Kecewa dengan Pelayanan, Penyandang Difabel Bakar Kantor Desa Sambil Live di Facebook

424

SULSELBERITA.COM. Pinrang - Seorang warga yang mengaku sebagai penyandang difabel, melampiaskan kekesalannya pada aparat desa, yang menurutnya lupa mengurus warganya, dengan cara membakar kantor desa sambil live. Jumat, (3/5/2019).

Menurut informasi yang dilansir dari TribunPinrang.com, bahwa pembakaran kantor desa karena pelaku  kesal mengurus akta jual beli (AJB) tanah miliknya yang tak kunjung selesai.

Video kebakaran tersebut diunggah oleh akun Facebook Rahman Josh pada Jumat (3/5/2019).Menurut keterangan insiden tersebut terjadi di Kantor Desa Mallongi-longi, Lanrisang, Pinrang, Sulawesi Selatan pada Jumat (3/5/2019).

Advertisement

Dalam vidio yang berdurasi kurang lebih 1.22 detik tersebut, menampilkan seorang laki laki berbaju biru dengan menggunakan topi hitam, tengah berjalan keluar dari kantor Desa yang sudah mulai terbakar sambil berbicara.

Baca Juga  Habiskan Anggaran Ratusan Juta, Program KOTAKU di Gowa menuai Protes dari Masyarakat

"Inilah yang saya lakukan di kantor Desa Mallongi-longi, inilah pembakaran,  saya lakukan ini karena saya kecewa dengan kelakuan aparat desa, mereka hanya sibuk mengurus proyek 2 Miliar, 1,8 miliar dan lupa mengurus warganya, saya penyandang difabel, dan saya siap bertanggung jawab" Ujar pelaku sambil terus  berjalan keluar meninggalkan kantor Desa.

Pelaku pembakaran yang diketahui bernama Muhammad Sai alias Lasade (42), awalnya menjual tanah warisan orangtuanya di dua lokasi beberapa bulan lalu. Warisan tersebut berupa sawah seluas 34 are dan tanah kering seluas 18 are yang berlokasi di Dusun Kanarie, Desa Mallongi-longi, Kecamatan Lanrisang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan seharga Rp200 juta.

Meskipun pelaku telah membayar biaya pengurusan sesuai yang diminta oleh pihak aparat desa, namun ternyata AJB yang diurusnya tersebut, tak kinjung selesai.

Baca Juga  Berkas Perkara Tipikor PTN "Umrah" Kepri P 21, Empat Tersangka Segera Disidang

"Saya  sudah 2 kali pulang balik dari Sulteng untuk mengurus, Kepala Desa belum menyelesaikan AJB tersebut," jelas Lasade.

Akhirnya karena kecewa, Lasadepun melampiaskannya dengan membakar kantor desa tersebut, sambil Live di akun Facebook pribadinya.

 

Advertisement
BAGIKAN