Dapil 2 Takalar, Anak Petani dan Mantan Pagandeng Juku’ Bersaing Ketat Menuju Kursi Parlemen

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Takalar – Persaingan ketat di Dapil 2 (Kec.Marbo, Mapsu dan Sanrobone), sepertinya tertuju pada dua sosok dari partai yang berbeda, dan yang menariknya, kedua orang tersebut adalah anak petani dan mantan penjual ikan (Pagandeng Juku’).

Adalah Indar Jaya dari Partai Gerindra dengan no urut 1 yang juga incumbent, di prediksi akan bersaing ketat dengan Ahmad Jais Caleg PKS dengan no urut 2.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Kedua Caleg ini memiliki latar belakang yang berbeda, Indar Jaya adalah seorang anak Petani yang sudah berhasil duduk di kursi dewan, sedangkan Ahmad Jais adalah mantan pagandeng Juku’ yang kini juga sudah sukses dalam bisnis hasil hasil Perikanan.

“Saya berangkat dari anak petani, tumbuh berkembang jadi petani selama kurung waktu cukup lama, nanti melanjutkan pendidikan ke jenjang Universitas baru mulai berkurang aktivitas di sawah, sehingga saya di 2 periode sebagai wakil rakyat, sangat membantu para petani di Dapil 2, saya sangat memahami apa dan bagaimana itu kerja sebagai seorang petani” Ungkap Indar Jaya.

Sementara Ahmad Jais kepada awak media ini mengatakan, “Saya dulu waktu masih sekolah sampai kuliah, setiap hari bekerja menjual ikan (Pagandeng juku”), dengan mengayuh sepeda berkeliling pasar dan kampung kampung, saya berusaha sejak muda untuk bisa mandiri, membiayai sekolah saya sendiri, makanya ketika berbicara tentang kehidupan masyarakat menengah ke bawah, saya sangat faham, karena saya pernah mengalaminya, bagaimana kerasnya bekerja untuk bisa menghidupi diri dan keluarga, terutama kehidupan nelayan kecil”. Ungkapnya.

Kedua Caleg ini rupanya begitu banyak mendapat dukungan dari masyarakat Dapil 2, bukan hanya karena latar belakang mereka, tapi karena kepedulian mereka ke masyarakat selama ini.

“Keduanya saya prediksi akan bersaing ketat dalam meraih simpati dan dukungan masyarakat, tapi saya kira keduanya akan lolos dengan melihat pendukung dan basis massa keduanya”. Ujar Dg Limpo, salah seorang warga Marbo. Senin, (28/1/2019).

Pos terkait