Pihak Pengelola SPPG Kalabbirang Bantah Keras Tuduhan Mantan Relawannya

SULSELBERITA.COM. Takalar –   Menanggapi pemberitaan sebelumnya terkait dugaan masalah kebersihan dan keamanan pangan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalabbirang 1, Kecamatan Pattallassang, pengelola yayasan menyampaikan klarifikasi sekaligus hak jawab.

DRA HJ. ANDI TJENDRANAWATI MPDI  yang akrab disapa Opu, menyampaikan keberatan atas pernyataan mantan relawan bernama Megah. Menurutnya, Megah sudah tidak aktif bekerja di tempat tersebut sejak beberapa bulan lalu.

Bacaan Lainnya

Hari Kesaktian Pancasila - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

Hari Kesaktian Pancasila - Muh. Ibrahim Bakri - sulselberita

“Pegawai atas nama Megah setahu saya sudah beberapa bulan tidak masuk bekerja. Kenapa tiba-tiba sekarang ada informasi begini?” ujarnya.

 

” Informasi yang disampaikan oleh mantan relawan saya atas nama Mega itu tidak benar, karena Mega itu sudah lama tidak bekerja di dapur sudah 4 bulan yang lalu, kemudian saya merasa Mega itu mencemarkan nama baik dapur saya, intinya Megah itu sudah bukan relawan Saya lagi bukan relawan kelakbirang” tegasnya

Ia juga menegaskan standar kebersihan di dapur dijaga ketat. “Kalaupun ada seperti itu, pasti tahunya langsung dibuang,” tegasnya.

Ditambahkan lagi,  pihaknya sangat memperhatikan higienitas makanan yang disajikan bagi anak-anak penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis. Seluruh proses pengolahan dilakukan dengan pengawasan ketat dan dapur telah bekerja sama dengan jasa pengendalian hama secara berkala.

” Pihak kami juga sudah melakukan kontrak kerja sama dengan Loestigop, perusahaan yang secara profesional membasmi tikus, serangga, nyamuk serta sejenisnya dan sudah dilakukan perlakuan atau treatment,” ujarnya.

Pengelola berharap persoalan ini dapat diselesaikan dengan baik dan tidak mengganggu kelancaran pelayanan program yang menyasar ratusan siswa di wilayah tersebut.

Pos terkait