Abrasi Pantai Hancurkan Tempat Wisata Kanaeng Galesong Selatan

934

SULSELBERITACOM. Takalar - Memasuki musim penghujan tahun ini, ombak di pesisir pantai utamanya diwilayah Gakesong mulai menghantam perkampungan, akibatnya bibir pantai dan pemukman warga mulai terkikis, dan alhasil abrasi pun terjadi.

Seperti yang terjadi di sepanjang pesisir pantai Desa Bonto Kanang, Kecamatan Galesong Selatan, akibatnya, salah satu wisata permandian pantai hancur di terjang ombak.

Awak media yang melakukan pemantauan langsung di lokasi wisata yang dimaksud beberapa hari yang lalu, menyaksikan tempat wisata tersebut hancur berantakan, beberapa gazebo ambruk, bahkan beberapa bagian tembok pembataspun ikut amblas.

Dahlan Liwang pemilik tempat wisata Kanaeng, kepada awak media mengungkapkan kesedihan, bahkan dirinya meminta agar semua pihak tak memberikan lagi adanya ijin penambangan pasir laut yang dia duga menjadi penyebab utama abrasi tersebut.

Baca Juga  Edarkan Narkoba di Bulan Puasa, 7 Pelaku Diringkus Satnarkoba Polres Gowa

“Coba lihat tempat saya ini, saya mengalami kerugian sampai ratusan juta rupiah karena abrasi, saya juga harus menutup lokasi permandian untuk sementara waktu, karena membahayakan para pengunjung,” ungkap Dg Liwang. (Senin, 21/1/2019).

'Saya meminta kepada pihak pemerintah, dan DPRD, agar jangan lagi memberikan ijin penambangan pasir laut, karena tahun ini adalah abrasi terparah sejak adanya penambangan pasir laut". Harap Dg Liwang.

Abrasi hebat yang terjadi tahun ini, bujan hanya menghancurkan tempat wisata kanaeng, tapi juga membuat puluhan rumah tak jauh dari tempat wisata tersebut juga ikut rusak.

Bahkan dikabarkan pula, puluhan Kepala Keluarga (KK) di Dusun Kanaeng, Desa Bontokanang, Kecamatan Galesong Selatan, terpaksa harus mengungsi setelah abrasi merusak rumah mereka.

Baca Juga  Dinyatakan P-21, Kanit Reskrim Polsek Pallangga Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Perjudian Ke Kajaksaan Negeri Sungguminasa
Advertisement
BAGIKAN