SULSELBERITA.COM. TAKALAR – SMA Negeri 3 Takalar kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Tim sekolah ini berhasil lolos ke babak semifinal Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI dan masuk dalam jajaran 9 sekolah terbaik dari total 122 sekolah peserta yang mengikuti seleksi.
Tahap penyisihan digelar pada 8 Juni 2026, melibatkan ratusan sekolah dari berbagai wilayah di Indonesia. Hasil seleksi diumumkan resmi pada Senin (15/6/2026), dan SMAN 3 Takalar dipastikan berhak melaju ke babak selanjutnya.
Berikut daftar sembilan sekolah yang lolos ke babak semifinal:
1. SMAN 5 Makassar
2. SMAN 1 Bulukumba
3. SMAN 17 Makassar
4. SMAN 1 Maris
5. SMAN 21 Makassar
6. SMAN 5 Enrekang
7. SMAN 3 Takalar
8. SMAN 2 Toraja Utara
9. SMAN 11 Pangkajene dan Kepulauan
Babak semifinal dijadwalkan berlangsung pada 19 hingga 21 Juni 2026, di mana kesembilan sekolah terbaik akan bersaing memperebutkan tiket menuju babak puncak.
Strategi Fokus dan Pembagian Tugas Kunci Keberhasilan
Ketua tim SMAN 3 Takalar, Muhammad Faozan Fajar Alamsyah, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian ini. Menurutnya, persaingan sangat ketat, namun tim tetap fokus pada persiapan yang matang.
“Alhamdulillah kami bersyukur bisa sampai di tahap ini. Melihat jumlah peserta yang mencapai 122 sekolah, kami sadar persaingan sangat berat. Oleh karena itu, sejak awal kami memilih untuk fokus mempersiapkan diri tanpa terlalu memikirkan hasil akhirnya,” ujarnya.
Menariknya, tim menerapkan pendekatan yang disebutnya sebagai Strategi Napoleon, bukan dari sisi militer, melainkan prinsip memusatkan kekuatan pada hal yang paling penting.
“Saya terinspirasi dari sejarah. Kemenangan tidak selalu ditentukan oleh sumber daya yang paling banyak, melainkan cara menggunakannya secara efektif. Prinsip ini kami terapkan dalam belajar,” jelas Faozan.
Tim memetakan cakupan materi yang luas, menentukan prioritas pembahasan, lalu membagi tugas sesuai kemampuan masing-masing anggota. Selain itu, mereka rutin mengadakan simulasi lomba untuk melatih kecepatan berpikir dan ketenangan saat menjawab soal dalam batas waktu singkat.
“Kami tidak menghafal semuanya sekaligus. Kami bagi tugas, lalu saling berdiskusi dan bertukar pengetahuan. Latihan simulasi juga sangat membantu kami terbiasa dengan tekanan waktu,” tambahnya.
Faozan juga menyampaikan apresiasi kepada guru pembina, pihak sekolah, serta seluruh anggota tim yang telah bekerja sama dengan baik selama proses persiapan.
🎯 Belum Berpuas Diri, Fokus Hadapi Babak Berikutnya
Meskipun sudah masuk sembilan besar, tim menyatakan tidak akan berpuas diri. Semua perhatian kini tertuju pada persiapan menghadapi babak semifinal nanti.
“Ini kebanggaan bagi kami dan sekolah, tapi perjalanan belum selesai. Kami akan terus berlatih dan belajar sebaik mungkin agar bisa memberikan hasil terbaik untuk SMAN 3 Takalar dan Kabupaten Takalar,” tegasnya.
Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa pelajar daerah mampu bersaing di kancah yang lebih luas melalui kerja keras, kedisiplinan, dan strategi yang terencana. Keberhasilan ini diharapkan dapat menginspirasi siswa lain untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama daerah.
Apakah susunan dan isinya sudah sesuai dengan kebutuhanmu?






