Djaya Jumain: Semangat Kepahlawanan yang Sesungguhnya Adalah Bermanfaat untuk Orang Lain

358

SULSELBERITA.COM. Gowa - Aktivis kepemudaan Djaya Jumain memiliki pandangan sendiri tentang bagaimana memaknai Hari Pahlawan yang diperingati setiap tanggal 10 November. Menurut Djaya Jumain, yang patut ditiru oleh generasi masa kini dari para pahlawan adalah semangat pengabdiannya.

"Kondisi hari ini lebih berat, karena kita harus mempertahankan rasa persaudaraan yang kian mudah retak. Di samping itu, sifat individualis yang kian mengkhawatirkan," kata Djaya Jumain, Sabtu (10/11/2019).

Advertisement

Djaya Jumain menjelaskan, hal paling utama yang harus dipupuk dan terus dikembangkan khususnya di kalangan generasi millenial adalah semangat untuk berbuat baik pada orang lain, tidak diam saat melihat orang di sekitarnya kesusahan atau tertindas.

"Menjadi bermanfaat bagi orang lain, berani bertindak saat melihat ketidakadilan adalah nilai-nilai kepahlawanan yang harus ditegakkan saat ini. Hilangkan sifat apatis, tidak perduli dan mudah dipecah belah," urai Djaya Jumain yang saat ini tercatat sebagai Wakil Sekretaris DPD Partai Gerindra Sulsel.

Djaya menyayangkan banyaknya generasi muda saat ini yang tersandung kasus hukum, baik terkait perkara kekerasan dan paling utama adalah terkait kasus penyalahgunaan narkoba. Dia memberikan apresiasi pada remaja, anak muda millenial yang mampu mencatat prestasi, baik di bidang seni, olahraga maupun pendidikan.

"Mengisis kemerdekaan dengan hal-hal positif juga merupakan perjuangan. Hal yang para pahlawan, pejuang kemerdekaan Indonesia sangat harapkan. Anak muda jangan mudah terjerumus pada hal berbau kriminal, seperti pembegalan atau lebih parah narkoba," kata Djaya yang dikenal sebagai penggiat kampanye tentang bahaya narkoba melalui lembaga Generasi Muda Antinarkotik (Genetika).

Pada akhirnya, Djaya Jumain mengajak semua kalangan untuk tidak hanya memperingati Hari Pahlawan dengan sekedar acara seremonial belaka. Tapi lebih jauh, semangat dam nilai-nilai kepahlawanan itu bisa ditularkan.

"Peduli pada orang lain yang mengalami kesusahan, perlakuan tidak adil, juga merupakan wujud dari impelementasi nilai-nilai kepahlawanan itu," pungkas Djaya Jumain yang juga aktif melakukan pendampingan pada warga yang tertindas melalui Lembaga Perlindungan Hak-hak Sipil (LPHS).