Caleg PKS Dapil 2 Ahmad Jais, Sosialisasi Ganti Presiden ke Pendukungnya di Kecamatan Marbo

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Takalar – Gerakan 2019 Ganti presiden, kini sudah menyeluruh di hampir selutuh penjuru negeri ini, gerakan yang di mulai di suarakan oleh Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra, rupanya mendapat respon dan sambutan positif dari masyarakat.

Gerakan yang bermula dari Tagar #2019gantipresiden berkembang menjadi gaerakan nasional, jutaan baju kaos yang bertuliskan #2019 ganti presiden, kini hampir disetiap sudut bisa ditemui, bahkan belakangan beberapa tokoh nasional juga kini mendeklarasikan ganti presiden di beberapa kota besar di Indonesia.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Sementara di Kabupaten Takalar sendiri, gerakan 2019 Ganti presiden juga mulai digelorakan, seperti yang dilakukan oleh Ahmad Jais yang merupakan salah seorang Caleg dari PKS Dapil 2, kini juga giat mensosialisasikan gerakan 2019 ganti presiden ke kalangan basis dan pendukungnya.

Ahmad Jais kepada awak media ini mengatakan, bahwa dirinya kini aktif mensosialisasikan gerakan 2019 ganti presiden ke kalangan basis dan pendukungnya yang ada di tiga kecamatan Marbo, Mapsu dan Sanrobone.

“Saya terus bersosialisasi keberbagai titik dan simpul pendukung saya, seperti yang saya lakukan kemarin dan hari ini di kecamatan Marbo, agar masyarakat bisa tahu tahun 2019 kita akan ganti presiden, dan alhamdulillah mendapat respon yang cukup positif, mungkin juga karena masyarakat bisa merasakan bagaimana kondisi hidup sejak Jokowi menjadi presiden.”. Ujar  Jais. (Sabtu, 4/8/2018).

Pos terkait