HERINDRA RESMI DIKUKUHKAN SEBAGAI KETUA UMUM PB ESI 2026–2030, BIDIK PRESTASI ESPORTS INDONESIA KE TINGKAT DUNIA

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Jakarta – Jenderal TNI (Purn.) Muhammad Herindra resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) untuk masa bakti 2026–2030. Pengukuhan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat ekosistem dan prestasi esports nasional di kancah internasional.

Dalam komitmen kepemimpinannya, Herindra menegaskan fokus utama PB ESI ke depan adalah meningkatkan kualitas atlet, memperkuat ekosistem kompetisi, serta membangun jalur pembinaan prestasi yang jelas dan berkelanjutan. Langkah ini diharapkan mampu mendorong atlet esports Indonesia meraih prestasi yang lebih tinggi dan konsisten.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Herindra menilai Indonesia memiliki potensi industri esports yang sangat masif, didukung oleh lebih dari 200 juta gamer aktif serta nilai pasar game yang diproyeksikan melampaui 2 miliar dolar AS pada tahun 2026. Menurutnya, Indonesia tidak boleh hanya berperan sebagai pangsa pasar industri asing, melainkan harus mampu memperkuat ekosistem lokal—mulai dari *game developer*, *event organizer*, *content creator*, hingga platform *streaming*.

Pengukuhan ini mendapat apresiasi dari Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, yang optimistis tata kelola PB ESI di bawah kepemimpinan Herindra akan makin solid untuk mencetak atlet berprestasi dunia, khususnya dalam menghadapi ajang bergengsi seperti Asian Games Aichi-Nagoya.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora), Taufik Hidayat, turut menekankan pentingnya pembinaan atlet secara terstruktur dan jangka panjang, mengingat prestasi di dunia esports memerlukan proses pembentukan yang konsisten dan tidak instan.

Pos terkait