Hasil Survey Seminggu Jelang Pencoblosan, Unggul Jauh Dari Pesaingnya, Prof Andalan Sulit Terkalahkan

418

SULSELBERITA.COM. Makassar - Pilgub Sulsel tinggal menghitung hari, namun dinamika terus saja terjadi, Setelah sebelumnya lembaga survey CRC merilis hasil survey terakhirnya, yang mengunggulkan paslon no urut 3 NA - ASS, kini giliran Lembaga riset, Indeks Politica Indonesia (IPI), juga merilis hasil survei terakhirnya seminggu menjelang pencoblosan.

Survey yang dilakukan IPI tersebut, adalah untuk mengetahui elektabilitas kandidat calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan. Riset survei  IPI ini, dilakukan mulai tanggal 29 Mei hingga 10 Juni 2018 dengan menggunakan metode Multistage random sampling, sebanyak 1.234 responden, margin of error sebesar 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Advertisement

Hasilnyapun tidak berbeda jauh dari perkiraan banyak pihak, dan beberapa lembaga survey lainnya, yang terlebih dahulu merilis hasil surveynya, dimana hasilnya menempatkan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut 3, Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (NA - ASS) berada pada posisi elektabilitas tertinggi, melampau jauh dari tiga pasangan calon lainnya, dengan presentase sebesar 32.9%.

Baca Juga  Cicu Himbau Kader NasDem Makassar Tetap Jaga Silaturahmi

Sementara pada posisi ke dua menempatkan pasangan Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar dengan presentase 25.4%. pada posisi  ketiga, pasangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar sebesar 21,6%. sementara pasangan Agus Arifin Nu’mang-Tanribali Lamo berada pada posisi paling buncit dengan  8.1%. Selebihnya ada 12.0% responden yang tidak menjawab atau merahasiakan.

“Survei ini kita lakukan di 24 kabupaten/kota, dengan sample yang didistribusikan secara proporsional,” ungkap Direktur IPI Suwadi Idris Amir dalam press realese survei yang digelar di Hotel SwissBelin-Panakkukang, Makassar, Rabu (20/6/2018).

Berbeda dengan survei lainnya, IPI kata Idris, menggunakan metodologi Quality control terhadap hasil wawancara dilakukan sebesar 30% dari total sample dengan cara monitoring dan pendampingan saat wawancara dan crosscheck pasca survei.

Selain elektabilitas kandidat, IPI juga merekam strong voters (pemilih yang sudah sangat sulit berpindah ke kandidat lain) dari masing-masing kandidat tersebut.

Baca Juga  Sehari Setelah Terpilih Sebagai Ketua APDESI, Wahyudin Sukses Perjuangkan Kenaikan ADD 10%

Hasilnya, Pasangan Prof Andalan memiliki strong voter terbesar yakni 25.4%, NH-Aziz sebesar 18.5%, IYL-Cakka 18%, sementara Agus-Tanribali 5.1%. Selebihnya yang tidak menjawab 5.2%.

Tentunya dengan hasil survey yang mengunggulkan jauh pasangan no urut 3 Na - ASS ini, seminggu menjelang pencoblosan, ke tiga pasangan lainnya akan sulit mengejar ketertinggalan, dan itu berarti pasangan NA - ASS akan sulit dikalahkan pada pencoblosan pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang.

Advertisement
BAGIKAN