Atribut IYL-Cakka Beredar di Masjid, Ketua Ganass: Panwaslu Harus Tegas dan Netral

Hardiknas 2026, Bupati Takalar - sulselberita

Selamat Hardiknas -Sekwan DPRD Takalae - Sulselberita

SULSELBERITA.COM. GOWA – Ketua Relawan Garda Nurdin Abdullah (Ganass) Sulawesi Selatan, Abdul Rahman, meminta kepada Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) untuk tegas terhadap pasangan calon kepala daerah yang bertarung dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan 2018 jika melakukan kampanye dan sosialisasi di rumah ibadah.

“Sangat jelas bahwa rumah ibadah tidak boleh dijadikan sebagai tempat kampanye dan sosialisasi”, ungkapnya, Sabtu (26/5/2018).

Bacaan Lainnya

Selamat Hari Kartini - Bupati dan Wakil Bupati Takalar

Hardiknas - Kepala Dinas Pendidikan Takalar

Ketua DPRD Takalar

Selamat Hari Kartini - Camat Pattllassang

Menurutnya, persoalan tersebut sudah diatur dalam Peraturan KPU dan Undang-Undang Tentang Pilkada.

Seharusnya Panwaslu melakukan pencegahan dan pengawasan terhadap seluruh kegiatan para pasangan calon selama masa kampanye, dan jika ada indikasi pelanggaran terhadap aturan main, segera ditindaki.

“Lakukan pencegahan dengan selalu mengingatkan agar tidak berkampanye di rumah ibadah, apalagi jika sudah jelas-jelas melakukan pelanggaran, seperti yang terjadi di beberapa lokasi rumah ibadah, Masjid Nurul Yakin, Masjid Nurul Jihad dan Masjid Baitul Rahman, Kabupaten Gowa, di pagar masing-masing masjid tersebut terpajang atribut pasangan IYL-Cakka, ucapan selamat berbau politis, ini harus segera ditindaki”, tegasnya.

Ia menambahkan Panitia Pengawas Pemilu harus tegas dan netral dalam mengawasi kegiatan para pasangan calon selama masa kampanye.

“Panwaslu harus tegas dan netral dalam mengawasi kegiatan para pasangan calon agar tidak melanggar ketentuan”, tambahnya.

Pos terkait