Tolak Kenaikan Harga BBM, OPM di Makassar Sandera Mobil Truck

472

SULSELBERITA.COM. Makassar – Kebijakan pemerintahan Jokowi - JK yang kembali menaikkan Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite, kini mulai menuai protes dari berbagai elemen mahasiswa yang ada di Makassar, termasuk dari Organisasi Pergerakan Mahasiswa (OPM) yang melakukan kecaman dan penolakan dengan menggelar aksi unjuk rasa. Senin (2/4/2018).

Aksi unjuk rasa yang di ikuti oleh seratusan mahasiswa tersebut, berlangsung di Jalan Sultan Alauddin, Manuruki, Tamalate dengan menyandera sebuah mobil truk yang kemudian dijadikan sebagai panggung orasi.

Aksi nekad para mahasiswa menyandera mobil truk tersebut, dikarenakan kekesalan mahasiswa yang tengah melangsungkan aksi unjuk rasa dengan menutup hampir seluruh badan jalan, namun Mobil tersebut tetap saja berusaha melintas dan menerobos barisan pengunjuk rasa, akibatnya para mahasiswa tersebut menahan dan menyanderanya.

Baca Juga  Gelar Press Conference Pasca Penetapan Nomor Urut Paslon KPU Selayar, Haturkan Penghargaan Bagi Tim Forkopimda

Dalam tuntutannya, mahasiswa meminta agar pemerintahan rezim Jokowi-JK segera menurunkan kembali harga BBM sekalipun itu non subsidi, meminta agar menegakan perekonomian yang beraskan kerakyatan, mendesak pemerintah Jokowi-JK untuk memperhatikan segala kebijakan perekonomian masyarakat dengan tidak diintervensi oleh pasar global.

Dalam orasinya, Marto yang berperan sebagai Jendral Lapangan dalam aksi unjuk rasa tersebut, mengatakan bahwa mereka kecewa lantaran pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak tanpa adanya sosialisasi terlebih dahulu kepada masyarakat.

“Kami meminta kepada Jokowi-JK agar memperhatikan perekonomian masyarakat menengah kebawa, jangan seenaknya saja membuat keb”teriaknya dalam berorasi.

Advertisement
BAGIKAN