Sikapi Pertemuan Syamsari Kitta Bersama Legislator Di Hotel Kolonial, Badan Kehormatan DPRD Kab.Takalar Rapat Mendadak

714

SULSELBERITA.COM.Takalar - Badan kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Takalar (BK), tiba tiba melakukan pertemuan mendadak di Cafe Tua Muda Takalar, (Rabu, 4/10/2017), meskipun berlangsung tidak formal, namun rapat tersebut ternyata khusus membahas adanya anggota DPRD Takalar yang melangsungkan pertemuan dengan Bupati Takalar terpilih H.Syamsari Kitta di Hotel Kolonial Makassar (Selasa,3/10/2017).

Tiga orang Badan Kehormatan DPRD Takalar, Hasbullah Bali, Sirajuddin Sese dan Ilham Jaya Torada, kepada awak media yang meliput kegiatan rapat tersebut menjelaskan, bahwa kehadiran legislator dalam pertemuan dihotel kolonial tersebut, apakah membawa nama sebagai legislator, karena dalam pertemuan tersebut sempat membahas APBD Pokok Takalar 2018,  karena jika membahas anggaran itu harus melalui mekanisme.

"Kalau pertemuan di hotel Kolonial tersebut membahas anggaran Kab.Takalar, apalagi membahas 22 program SK, itu harus melalui mekanisme pembahasan, kalau hanya pertemuan biasa, kenapa membahas anggaran 2018? Yang seharusnya  dilakukan oleh Syamsari Kitta adalah melakukan pertemuan dengan pimpinan pimpinan praksi atau partai di DPRD, bukan dengan melakukan pertemuan di luar mekanisme seperti ini, karena kita di atur oleh tata tertib Di dewan" ujar Pimpinan. BK, Hasbullah Bali. (Rabu, 4/10/2017).

Baca Juga  Kawal Kepentingan Rakyat, Djaya: Rumah Aspirasi Darmawangsyah Muin Terbuka untuk Semua
Advertisement

Pernyataan dari Hasbullah Bali tersebut, langsung di aminkan oleh ke Dua anggota Badan Kehormatan (BK) DPRD Takalar lainnya.

Perlu di ketahui, Hari Selasa (3/10/2017) Syamsari Kita bersama Tim nya melakukan pertemuan dengan utusan Bupati Takalar H.Burhanuddin Baharuddin di Hotel Kolonial Makassar, dan salah satu agenda pembahasan dalam pertemuan tersebut adalah pembahasan 22 Program Bupati Terpilih (SK -HD). Dimana dalam pertemuan tersebut, beberapa pimpinan parpol pendukung H.Bur di Pilkada yang lalu.

Advertisement
BAGIKAN