SULSELBERITA.COM. DKI JAKARTA – Partai Kedaulatan Rakyat (PKR) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke 3 dengan penuh semangat kebersamaan dan optimisme dalam sebuah acara yang digelar di Hotel Kartika Chandra, Jakarta Selatan, Selasa (28/10/2025) malam. Kegiatan yang dimulai pukul 19.00 WIB tersebut dihadiri jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP), pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), Dewan Pimpinan Daerah (DPD), simpatisan, serta sejumlah tokoh masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia.
Mengusung nuansa kebersamaan dengan dresscode hitam rapi, para peserta memenuhi ruang pertemuan hotel yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto No. 18-20, Jakarta Selatan. Suasana yang tercipta tidak hanya mencerminkan kekompakan kader, tetapi juga menunjukkan tekad bersama untuk memperkuat langkah perjuangan partai dalam menghadapi tantangan politik nasional ke depan.
Perayaan HUT ke 3 PKR tidak sekedar menjadi seremoni tahunan. Momentum ini dimanfaatkan sebagai ajang konsolidasi organisasi, evaluasi perjalanan partai selama tiga tahun terakhir, sekaligus menyusun strategi dan langkah-langkah konkret menuju Pemilu 2029.
Ketua Umum Partai Kedaulatan Rakyat, Tuntas Subagyo, dalam sambutannya menegaskan bahwa usia tiga tahun merupakan fase penting bagi partai untuk memperkuat fondasi organisasi dan mempertegas keberpihakan kepada rakyat.
“Ulang tahun ini adalah momentum untuk memperkuat komitmen kita terhadap rakyat. Dari Bangka Belitung hingga pelosok Nusantara, kita harus hadir sebagai solusi. PKR harus menjadi rumah perjuangan bagi masyarakat yang menginginkan perubahan dan kedaulatan rakyat sesungguhnya,” ujar Tuntas Subagyo di hadapan peserta yang hadir.
Menurutnya, perjalanan tiga tahun PKR telah memberikan banyak pelajaran berharga. Dinamika politik yang dihadapi selama ini menjadi modal penting untuk membangun partai yang semakin matang dan siap menghadapi kontestasi politik nasional di masa mendatang.
“Perjuangan kita belum selesai. Justru dari momentum HUT ke 3 ini kita harus semakin solid, semakin kuat, dan semakin dekat dengan rakyat. Kedaulatan rakyat bukan sekadar slogan, melainkan cita-cita yang harus diwujudkan melalui kerja nyata,” lanjutnya.
Acara berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Selain sambutan dari para pengurus partai, kegiatan juga diisi dengan pemutaran video dokumenter perjalanan PKR sejak berdiri hingga memasuki usia tiga tahun. Dokumenter tersebut menampilkan berbagai kegiatan organisasi, proses pembangunan struktur partai di daerah, hingga perjuangan kader dalam memperkenalkan PKR kepada masyarakat luas.
Suasana semakin akrab dalam sesi ramah tamah yang mempertemukan kader dari berbagai provinsi. Momentum tersebut menjadi sarana memperkuat hubungan antar kader sekaligus bertukar pengalaman terkait pengembangan organisasi di masing-masing wilayah.
Dalam kesempatan itu, Ketua DPW Partai Kedaulatan Rakyat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Indra Gunawan turut menyampaikan pandangannya mengenai peran strategis partai dalam menjawab kebutuhan masyarakat daerah.
Ia berharap PKR dapat semakin aktif dalam memperjuangkan isu-isu yang dekat dengan kehidupan masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan.
“Kami berharap PKR semakin hadir dalam persoalan-persoalan riil masyarakat, seperti pemberdayaan nelayan, penguatan sektor pendidikan, serta pelestarian budaya daerah. Kehadiran partai harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkapnya.
Selain menjadi ajang perayaan, HUT ke 3 PKR juga menjadi forum penting untuk melakukan refleksi organisasi pasca Pemilu 2024. Dalam forum internal tersebut, Sekretaris Jenderal PKR, Sigit Prawoso menyampaikan evaluasi menyeluruh terkait kondisi keanggotaan dan struktur partai di berbagai daerah.
Menurut Sekjen, tantangan terbesar yang harus segera diselesaikan adalah melakukan restrukturisasi organisasi dan pendataan ulang keanggotaan secara menyeluruh agar partai memiliki basis data yang valid dan akurat.
“Waktu kita memang terbatas, tapi fokus kami jelas, mengetahui kondisi riil keanggotaan di tiap wilayah. Berapa DPD masih aktif, berapa tidak ada. Kami butuh informasi otentik langsung dari Bapak/Ibu sekalian,” tegas Sekjen PKR.
Ia menambahkan bahwa validitas data organisasi menjadi faktor penting dalam menentukan arah kebijakan partai ke depan. Karena itu, seluruh jajaran pengurus diminta aktif memberikan informasi dan memperbarui data kepengurusan di wilayah masing-masing.
Sebagai langkah percepatan konsolidasi, DPP PKR telah membentuk grup komunikasi WhatsApp yang menghubungkan seluruh DPW se Indonesia. Sarana komunikasi tersebut diharapkan mampu mempercepat koordinasi, penyampaian informasi, dan penyelesaian berbagai kebutuhan administrasi organisasi.
“Kita harus bergerak lebih cepat dan lebih terorganisasi. Komunikasi yang baik akan menjadi kunci dalam memperkuat struktur partai hingga ke tingkat daerah,” ujar Sekjen.
PKR juga mendorong pembentukan Koordinator Wilayah (Korwil) yang akan bertugas melakukan pembinaan, pemantauan, dan pendampingan terhadap perkembangan organisasi di masing-masing daerah pemilihan.
Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan proses pembangunan partai berjalan lebih terarah dan terukur.
Dalam pemaparannya, Sekjen juga mengingatkan seluruh kader mengenai pentingnya persiapan sejak dini menghadapi Pemilu 2029. Mengacu pada PKPU Nomor 6 Tahun 2023, terdapat 84 daerah pemilihan DPR RI, 301 daerah pemilihan DPRD Provinsi, dan 2.372 daerah pemilihan DPRD Kabupaten/Kota yang menjadi ruang perjuangan politik partai.
PKR menargetkan keberadaan struktur organisasi minimal di 75 persen wilayah sebagai salah satu syarat penting dalam proses kepesertaan pemilu. Karena itu, inventarisasi jumlah kabupaten/kota serta status aktif keanggotaan menjadi agenda prioritas yang
harus segera dituntaskan.
“Kami sudah punya akses dan pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya. Meski waktu singkat, kita harus mulai lebih awal. Jangan sampai pengalaman bimbingan teknis yang tidak maksimal terulang kembali,” tambah Sekjen.
Dalam forum tersebut, Jawa Timur mendapat perhatian khusus dari DPP PKR. Provinsi tersebut ditetapkan sebagai pilot project penguatan organisasi dan menjadi titik awal konsolidasi yang lebih terstruktur.
DPP menilai Jawa Timur memiliki potensi besar untuk menjadi basis pengembangan partai sehingga perlu mendapatkan perhatian lebih dalam proses pembentukan dan penguatan kepengurusan.
Melalui momentum HUT ke 3 ini, PKR menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan internal, memperluas basis keanggotaan, memperkuat struktur organisasi, dan meningkatkan kualitas kaderisasi di seluruh Indonesia.
Perayaan ulang tahun kali ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari langkah-langkah strategis lebih besar menuju Pemilu 2029.
Dengan semangat kolektif, soliditas organisasi, dan komitmen terhadap kedaulatan rakyat, PKR optimistis mampu tumbuh menjadi kekuatan politik yang semakin relevan, aspiratif, dan solutif bagi masyarakat Indonesia.
“Usia tiga tahun adalah pijakan untuk melangkah lebih jauh. Dengan kebersamaan dan semangat perjuangan yang sama, kita akan terus membangun Partai Kedaulatan Rakyat agar semakin kuat dan semakin dekat dengan rakyat,” tutup Tuntas Subagyo.
(Lentini Krisna Prananta Sembiring, S.E.)







