Hebat…Anak Penjual Ayam Potong Di Gowa Ini Bisa Lolos Masuk IPDN

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Gowa – Hasiyatul Fadiyah adalah seorang putri yang lahir dari keluarga sederhana, Ayahnya selama ini berprofesi sebagai penjual Ayam Potong di Kabupaten Gowa tepatnya di Kecamatan Bajeng Barat Desa Manjalling. Ayahnya bernama Muhammad Anies Dg.Rowa, namun dalam kehidupan yang sederhana tersebut, Hasiyatul Fadiyah punya cita cita cukup besar, yakni bisa melanjutkan studynya di salah satu perguruan ternama di indonesia yakni IPDN.

Dan ternyata tuhan selalu mendengarkan doanya, karena ternyata cita citanya kini bisa tercapai, dirinya dinyatakan lulus sebagai salah satu calon praja di IPDN, dan menyisihkan ribuan pendaftar lainnya. Hal ini tentunya membuatnya sangat bersyukur dan bahagia.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Sementara itu, Ayah Hasiyatul kepada awak media mengatakan “Saya sangat bersyukur karena anak Kandung saya berhasil menembus persaingan yang sangat ketat untuk diterima menjadi calon praja di institut pemerintahan dalam negeri”. Ucapnya dengan wajah berseri seri.

Di tambahkannya lagi “Saya tidak menyangka kalau  anak saya bisa  berhasil Lulus di penerimaan ini, padahal sebelumnya saya sangat pesimis anak saya  ini bakalan lulus karena selama ini informasi yang berkembang, yang diterima untuk menjadi calon praja IPDN rata rata ‘anak’ dari pejabat,  saya juga  sangat mengapresiasi penerimaan calon praja di IPDN tahun ini karena betul betul mengedepankan kemampuan dan kualitas hasil ujian dan Jauh dari Praktek KKN. karena ini dibuktikan bahwa anak seorang penjual ayam potong yang skalanya kecil di pelosok Desa di Kabupaten Gowa diterima menjadi calon praja IPDN tanpa bantuan dari siapapun” kunci Dg Rowa penuh semangat.

Pos terkait