Tunda Bangun Menara, Ketua DPRD Takalar: Dana Digunakan Pastikan BPJS Kesehatan Warga Tetap Aktif

SULSELBERITA.COM. TAKALAR – Ketua DPRD Kabupaten Takalar, H. Muhammad Rijal, menyampaikan keputusan mulia dan berpihak pada kepentingan rakyat: anggaran yang semula disiapkan untuk pembangunan Menara Pelayanan Terpadu di samping Gedung DPRD dialihkan guna mendukung jaminan kepesertaan BPJS Kesehatan secara cuma-cuma bagi warga kurang mampu. Langkah ini diambil menyusul munculnya kendala banyak warga yang status jaminan kesehatannya tidak aktif, sejalan dengan arahan dan dinamika dari pemerintah pusat.

Dalam keterangannya, Rabu (5/8/2026), ia menjelaskan rencana pembangunan tersebut sempat masuk dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2025. Namun setelah mendiskusikannya secara mendalam bersama jajaran pemerintah daerah, disepakati bahwa kebutuhan pelayanan dasar kesehatan jauh lebih mendesak dan menyentuh langsung kehidupan masyarakat luas.

Bacaan Lainnya

HUT RI 81 Bupati dan Wakil Bupati Takalar

“Kita sepakat rencana pembangunan dialihkan untuk pelayanan BPJS gratis karena hal itu jauh lebih diprioritaskan demi keselamatan dan kesejahteraan warga,” tegasnya.

Dengan demikian, pembangunan gedung baru itu tidak lagi menjadi program utama tahun ini. Sebagai gantinya, hanya akan diusulkan anggaran terbatas untuk perbaikan dan pemulihan fasilitas yang sudah ada, tanpa membangun gedung baru yang memerlukan biaya besar.

Selain itu, H. Muhammad Rijal juga mengungkapkan adanya penambahan fasilitas ruang kerja fraksi yang sudah masuk dalam anggaran pokok tahun 2026 dan kini sedang dalam proses pelaksanaan. Ruang tersebut dinilai kebutuhan penting guna mendukung kelancaran koordinasi, pembahasan kebijakan, dan pelayanan aspirasi masyarakat, mengingat sudah menjadi standar kelengkapan gedung dewan di berbagai daerah.

Pos terkait