Jaga Ketertiban Umum, Kelurahan Kalabbirang Gelar Sosialisasi Penataan Pedagang Kaki Lima untuk Ketiga Kalinya

SULSELBERITA.COM. TAKALAR, 24 Juli 2026 – Pemerintah Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, terus berupaya menciptakan tata ruang kota yang tertib dan nyaman. Hari ini, pihak kelurahan kembali menggelar sosialisasi bagi para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang masih memanfaatkan ruas jalan protokol, area pedestrian, hingga saluran drainase sebagai tempat berdagang.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Lurah Kalabbirang, Zukri Daeng Limpo, dan berlangsung dalam suasana sinergis dengan didampingi oleh Babinsa serta Bhabinkamtibmas setempat. Kehadiran unsur TNI dan Polri menjadi bukti komitmen bersama dalam menjaga ketertiban umum serta keamanan lingkungan.

Bacaan Lainnya

HUT Bhayangkara ke-80

Ini merupakan kali ketiga sosialisasi serupa dilaksanakan. Pemerintah kelurahan terus mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis, guna memastikan para pedagang memahami pentingnya menjaga fungsi ruang publik tanpa mengorbankan keberlangsungan ekonomi mereka.

Dalam arahannya, para pedagang diimbau untuk tidak lagi menempati trotoar maupun saluran air. Hal ini dikhawatirkan dapat menghambat aliran drainase, mengganggu kenyamanan pejalan kaki, serta menurunkan nilai estetika kawasan perkotaan.

Merespons hal tersebut, Camat Pattallassang, Bansuhari Said, menegaskan bahwa penataan kawasan merupakan wujud tanggung jawab pemerintah dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

“Ruang publik harus dimanfaatkan sesuai fungsinya agar seluruh warga dapat menikmati lingkungan yang tertib, aman, dan nyaman,” tegas Bansuhari Said.

Ia juga mengingatkan bahwa Pemerintah Kabupaten Takalar telah menyediakan fasilitas yang lebih layak dan tertata bagi para pelaku usaha.

“Pemerintah telah menyiapkan lokasi berjualan di Alun-Alun Kota Takalar. Kami harap fasilitas ini dimanfaatkan, sehingga roda ekonomi tetap berjalan lancar tanpa mengganggu kepentingan bersama,” tambahnya.

Camat mengajak seluruh elemen, khususnya para pedagang, untuk bergotong royong menjaga wajah kota agar tetap bersih dan rapi. “Penataan ini bukan untuk menghambat usaha, melainkan menyeimbangkan aktivitas ekonomi dengan keselamatan dan kepentingan publik,” pungkasnya.

Pemerintah Kecamatan Pattallassang berharap sinergi antara kelurahan, aparat keamanan, dan dukungan masyarakat dapat memperlancar proses penataan ini, mewujudkan lingkungan Takalar yang semakin tertib, aman, dan nyaman.

Pos terkait