Gojukai Bukit Baruga Tunjukkan Komitmen Pembinaan Atlet Mudap

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

SULSELBERITA.COM. Makassar, 19 April 2026 — Kejuaraan Daerah (Kejurda) FORKI Sulawesi Selatan 2026 yang berlangsung pada 16–18 April 2026 di JK Arenatorium GOR Unhas Makassar, memperebutkan Piala Ketua Forki Pengprov Sulsel, telah sukses dilaksanakan dengan diikuti oleh seluruh pengurus FORKI kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan serta Komda (Komisariat Daerah) perguruan karate di bawah naungan FORKI.

Lebih dari sekadar ajang kompetisi, Kejurda ini menjadi momentum penting dalam proses seleksi atlet karate terbaik Sulawesi Selatan yang akan dipersiapkan menuju Kejuaraan Nasional FORKI di Soreang, Bandung, Jawa Barat.

Bacaan Lainnya

Dalam kejuaraan tersebut, Gojukai Bukit Baruga kembali menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu unit pembinaan yang aktif dan progresif di bawah Gojukai Komda Sulsel. Sebagai unit terkecil dalam struktur organisasi, Gojukai Bukit Baruga justru tampil dengan intensitas pembinaan yang tinggi dan komitmen kuat terhadap pengembangan atlet-atlet karate usia muda.

Gojukai Bukit Baruga menurunkan sejumlah atlet yang cukup besar dan tersebar di berbagai kategori pertandingan, mulai dari kumite, kata perorangan, hingga kata beregu. Para atlet ini tidak hanya memperkuat Gojukai Komda Sulsel, tetapi juga sebagian tersebar membela beberapa kontingen daerah seperti FORKI Sidrap dan FORKI Sinjai.

Hasilnya, Gojukai Bukit Baruga berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih sejumlah medali. Capaian ini menjadi refleksi nyata dari proses pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga pada pembentukan karakter.

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran sejumlah pelatih berpengalaman, termasuk yang memiliki jam terbang internasional, yang telah memberikan pembinaan intensif selama beberapa bulan terakhir. Di antaranya adalah Shihan Ichwan Ahmad Edy, Sensei Aswar, Sensei Faizal Zainuddin, Sensei Fidelys Lolobua, dan Sensei Ayu Safitri, yang turut memperkuat kualitas teknik, strategi, serta kesiapan mental para atlet.

Chief Instructor Gojukai Bukit Baruga, Shihan Ismail Alrip, S.H., M.Kn., menyampaikan bahwa Gojukai Bukit Baruga memiliki perhatian besar terhadap proses tumbuh kembang atlet sejak usia dini. “Kami tidak hanya melatih teknik bertanding, tetapi juga membangun jembatan psikomotorik anak melalui karate. Dari sinilah fondasi disiplin, koordinasi, dan kepercayaan diri mereka terbentuk. Lebih jauh, kami memandang karate sebagai bagian dari proses pembentukan masa depan—membuka peluang keberlanjutan, baik sebagai atlet, pelatih, maupun dalam berbagai profesi yang membutuhkan karakter kuat dan mental tangguh,” ujarnya.

Sejalan dengan itu, Ketua Dewan Guru Gojukai Komda Sulsel, Kyoshi Prof. Dr. Musakir, S.H., M.H. juga pernah menekankan nilai-nilai dasar yang harus ditanamkan kepada para atlet muda. “Jika kemenangan membutuhkan perjuangan, perjuangan membutuhkan pengorbanan, pengorbanan membutuhkan kemauan, dan kemauan membutuhkan keikhlasan—maka itulah rantai nilai yang harus diresapi oleh setiap atlet,” ungkapnya.

Gojukai Bukit Baruga secara konsisten menanamkan nilai-nilai disiplin, ketangguhan, serta membangun jiwa petarung, mental kuat, dan daya juang tinggi bagi generasi muda. Pembinaan yang dilakukan tidak hanya melatih aspek teknik, tetapi juga membentuk kepribadian atlet agar siap menghadapi tantangan, baik di arena pertandingan maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Berikut nama-nama Pelatih dan Atlit Gojukai Bukit Baruga yang terpilih setelah memperoleh medali emas dalam ajang tersebut untuk mengikuti pemusatan latihan dan direncanakan akan mewakili FORKI SULSEL dalam kelanjutan jenjang Kejuaraan pada KEJURNAS FORKI 2026 di Soreang Bandung Jawa barat:

Aswar, S.Pd (Pelatih), Albiadi, S.Pd, Rafaela Aristawidya Purnomo, Bushra Asrah Subakti, Muh. Zaki Yanur, Mustafa Uwais Al Qarani, Ahmadinejad Hasan, Muhammad Mirza Muhiburrahman, Zahadiah Al Muhammadi, Shahia Putri Anindya Arief

Pos terkait