Pelayanan Top Up e-Money di Tol Makassar Dikeluhkan

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1447H

SULSELBERITA.COM. MAKASSAR,– Layanan pengisian saldo kartu elektronik (e-Money) di ruas Tol Makassar kembali menuai keluhan dari pengguna jalan.

Fasilitas yang seharusnya memberikan kemudahan justru dinilai belum mampu menghadirkan pelayanan yang profesional dan ramah.

Bacaan Lainnya

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Keluhan tersebut disampaikan salah satu pengguna jalan tol, Supahrin, yang mengaku kecewa dengan sikap petugas di lokasi pengisian saldo, tepatnya di jalur Makassar menuju Bandara, Selasa (17/03/2026) sekitar pukul 11.00 WITA.

Menurut Supahrin, dirinya telah mengikuti prosedur pengisian seperti biasa dengan memasukkan kartu dan uang ke dalam slot loket. Namun, respons yang diterima justru dinilai kurang menyenangkan.

“Saya sudah antre dan mengikuti aturan, tapi cara penyampaian petugas terkesan kasar dan tidak bersahabat,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, terdapat dua petugas di dalam loket saat itu. Salah satu di antaranya bahkan memberikan teguran dengan nada tinggi ketika antrean mulai memanjang, yang membuat suasana semakin tidak nyaman bagi pengguna.

“Harusnya petugas bisa memberi arahan dengan sopan. Ini pelayanan publik, jadi etika sangat penting,” tambahnya.

Tak hanya soal sikap, Supahrin juga mempertanyakan alasan yang disampaikan petugas terkait gangguan jaringan. Saat gilirannya tiba, petugas langsung menyebut jaringan Bank Mandiri sedang bermasalah dan mengarahkan dirinya ke lokasi pengisian lain.

“Padahal sebelumnya saya pernah top up di lokasi yang sama tanpa kendala. Tiba-tiba dibilang jaringan bermasalah, ini yang membuat saya bingung dan kecewa,” jelasnya.

Ia juga membandingkan pengalamannya dengan penggunaan kartu dari bank lain, yang menurutnya justru lebih sering mengalami gangguan dibandingkan kartu Mandiri.

Kekecewaan tersebut membuat Supahrin memilih meninggalkan lokasi dan beralih menggunakan layanan digital melalui aplikasi perbankan.

“Sekarang lebih praktis lewat aplikasi seperti Livin’, lebih cepat dan tidak perlu menghadapi pelayanan seperti ini,” katanya.

Ia berharap pihak pengelola Tol Makassar segera melakukan evaluasi terhadap kinerja petugas, khususnya dalam hal pelayanan langsung kepada pengguna.

“Kalau dibiarkan, ini bisa merusak kepercayaan masyarakat. Pelayanan yang baik itu kunci utama,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak pengelola terkait keluhan yang disampaikan pengguna tersebut.

Pos terkait