Camat Pattallassang Terapkan Pola “Berkantor Keliling”, Layanan Publik Makin Dekat ke Warga

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Takalar – 7 April 2026 – Dalam upaya menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, responsif, dan humanis, Camat Pattallassang, Bansuhari Said, menerapkan terobosan baru dengan melakukan kegiatan berkantor keliling.

Program yang dilaksanakan pada Selasa (7/4/2026) ini kali pertama digelar di Kelurahan Pappa. Berbeda dengan sistem kerja konvensional yang terpusat di kantor kecamatan, langkah ini membawa seluruh fungsi pelayanan dan pengawasan langsung ke titik terdekat dengan masyarakat.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Kehadiran camat di kantor kelurahan membuka ruang interaksi yang lebih cepat, transparan, dan tanpa sekat antara pemimpin dan warga.

Dalam keterangannya, Bansuhari Said menegaskan bahwa inisiatif ini bukan sekadar formalitas, melainkan upaya nyata untuk memastikan kualitas pelayanan berjalan efektif di tingkat bawah.

“Dengan berada langsung di lokasi, kita bisa melihat, mendengar, dan merasakan sendiri bagaimana pelayanan berlangsung, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih cepat,” ujar Bansuhari Said.

Selama menjalankan aktivitas administrasi di Kelurahan Pappa, Camat juga menyempatkan waktu untuk berdialog langsung dengan warga yang datang mengurus keperluan. Berbagai masukan, keluhan, dan aspirasi pun diterima secara langsung untuk dijadikan bahan evaluasi dan perbaikan layanan ke depannya.

Warga Apresiasi: Akhirnya Bisa Bertemu Camat Tanpa Jarak

Kebijakan ini mendapat sambutan hangat dan respon positif dari masyarakat. Salah satu warga mengaku sangat terbantu dengan hadirnya pimpinan wilayah langsung di kelurahan.

“Biasanya sulit sekali bertemu camat. Tapi hari ini kami bisa bertemu langsung tanpa harus jauh-jauh ke kantor kecamatan. Ini sangat membantu,” tutur warga tersebut.

Ia pun berharap pola kerja yang inovatif ini dapat terus berlanjut dan menjadi contoh bagi jajaran pemerintahan lainnya. “Semoga ini menjadi contoh, bukan hanya untuk camat lain, tetapi juga lurah agar semakin dekat dengan masyarakat,” tambahnya.

Langkah berkantor keliling ini menjadi sinyal perubahan paradigma birokrasi yang lebih adaptif. Pemerintah tidak lagi menunggu masyarakat datang, melainkan aktif mendatangi dan memahami kebutuhan warga secara langsung.

Pos terkait