Jaga Kelestarian Alam, KPH Kelara Gelar Patroli dan Aksi Bersih di Jalur Pendakian Bulu Pengka

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. JENEPONTO – Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Kelara Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Sulawesi Selatan kembali melaksanakan kegiatan patroli perlindungan hutan di kawasan Bulu Pengka melalui jalur pendakian via Bonto Lebang.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Perlindungan Hutan dan Pemberdayaan Masyarakat, Arfiudin, A. S.Hut, didampingi personel Polisi Kehutanan (Polhut) RPH Bangkala, serta Kepala Basecamp Bulu Pengka via Bonto Lebang.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Patroli difokuskan untuk menjaga keamanan kawasan hutan dari berbagai potensi gangguan, seperti perambahan lahan, penebangan liar, hingga aktivitas yang dapat merusak ekosistem. Selain melakukan pengawasan, tim juga melaksanakan aksi bersih sampah di sepanjang jalur pendakian.

Langkah ini merupakan wujud kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus upaya edukasi bagi para pendaki agar lebih bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan selama mendaki.

Kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari arahan Kepala KPH Kelara, Nur Awwal, S.STP., M.Si, yang terus menekankan pentingnya pengawasan ketat dan penguatan edukasi kepada masyarakat serta wisatawan dalam menjaga kelestarian alam.

“Kami mengimbau kepada seluruh pendaki agar menerapkan prinsip ‘bawa naik, bawa turun’, sehingga tidak ada sampah yang tertinggal di kawasan hutan. Kelestarian hutan adalah tanggung jawab bersama,” ujar Arfiudin.

Melalui sinergi antara petugas kehutanan, pengelola basecamp, dan masyarakat, diharapkan fungsi hutan sebagai penyangga kehidupan dan destinasi wisata alam dapat terjaga dengan baik dan berkelanjutan.

Pos terkait