BOM IKAN MARAK KEMBALI DI PERAIRAN PULAU BAULUANG, DIDUGA AKIBAT LEMAHNYA PENEGAKAN HUKUM

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1447H

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

SULSELBERITA.COM. Takalar – Praktik bom ikan yang seharusnya dilarang kembali terjadi marak di perairan Pulau Bauluang, Desa Minasa Baji, Tanaekke, Kab.Takalar. Aksi ini diduga dilakukan oleh warga lokal sendiri, setelah kasus serupa sebelumnya tidak mendapatkan kelanjutan penanganan dari Polres Takalar.

” Beeaksi ki lagi pak membom di perairan pulau Bauluang” Ujar seorang sumber sambil mengirimkan poto terduga pelaku yang sementara membom ikan melalui Pesan WA. Minggu, (22/2/2026).

Bacaan Lainnya

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Pelaku diduga adalah sejumlah warga Tanakeke yang pernah diperiksa pihak kepolisian terkait dugaan praktik bom ikan. Namun, proses hukum tidak jelas dan belum  tuntas, yang membuat mereka kembali melakukan aksi yang merusak ekosistem laut tersebut.

Perlu diketahui, Dampak Parah bagi Ekosistem dan Nelayan Legal Praktik bom ikan tidak hanya mengancam kelangsungan hidup biota laut lokal seperti terumbu karang, ikan kecil, dan makhluk laut lainnya yang menjadi bagian dari rantai makanan ekosistem. Banyak terumbu karang yang rusak parah akibat ledakan, sehingga mempengaruhi daya dukung lingkungan laut secara keseluruhan.

Selain itu, aksi ini juga merugikan ratusan nelayan yang mencari ikan dengan cara legal dan berkelanjutan. Nelayan lokal mengaku hasil tangkapan mereka semakin menurun karena populasi ikan menyusut dan area perikanan yang layak semakin sempit.

Seorang warga setempat  mengungkapkan kekhawatirannya. “Kita sudah berkali-kali melaporkan kasus bom ikan, tapi tidak ada tindakan tegas. Hasil tangkapan kita yang kerja keras dengan jaring semakin berkurang, sementara mereka yang bom ikan justru bisa dapat banyak dalam waktu singkat,” ujarnya.

Sementara itu, Polres Takalar yang sebelumnya dikonfirmasi terkait bagaimana kelanjutan penanganan kasus vidio Bom ikan yang viral, belum memberikan tanggapan resmi terkait kelanjutan penanganan kasus pelaku bom ikan yang pernah diperiksa sebelumnya.

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Selamat Hari Jadi Takalar Ke-66

Pos terkait