Aktivis ANAKTA FOUNDATION dan Buruh Siap Dukung LIDIK PRO Usut Tuntas Dugaan Korupsi Pengadaan Alkes di Bone

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Bone  Seorang aktivis kemanusiaan, hak-hak anak (anatta Foundation) dan buruh, Rustan Abbas angkat bicara sikapi dugaan korupsi pengadaan alkes di Rumah Sakit Umum Daerah Lamappapenning, Kab. Bone. (18/5/2024)

Sebelumnya Lsm LIDIK PRO Sulsel yang menyoroti adanya dugaan penyalahgunaan pengadaan alat kesehatan (alkes) di RSUD Lamappapenning Bone, dan dikabarkan masih mengumpulkan data-data pelengkap, dengan investigasi di lapangan.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Dalam beberapa hari ini, saat dikonfirmasi ke salah satu pengurus DPP LIDIK PRO Sulsel, mengatakan intimidasi mulai dilayangkan ke kami dari banyak oknum, ada yang meminta data dan ada juga yang meminta bertemu, bahkan ada juga yang nada intimidasi, terang Apri.

Sementara, ditempat terpisah, menurut Rustan Abbas, aktivis Anakta Foundation mengatakan bahwa “Adanya informasi yang beredar dimedsos (wa) yang menyatakan bahwa kawan-kawan dari DPP LIDIK PRO SULSEL mendapat intimidasi dan tekanan atas kegiatan investigasi terhadap dugaan penyalahgunaan anggaran 47 Milyar dalam pengadaan alat Kesehatan di RSUD Regional La Mappapenning Bone.

Rustan Abbas menyampaikan “Dari link berita dan informasi yg beredar terdapat dua point dalam kasus ini. Pertama adalah Indikasi Korupsi, Jika dikemudian hari hasil investigasi menunjukkan bahwa kegiatan yang melibatkan perilaku tidak pantas dan melawan hukum dari pegawai sektor publik dan swasta untuk memperkaya diri sendiri dan orang-orang terdekat mereka dan juga membujuk orang lain untuk melakukan hal-hal tersebut dengan menyalahgunakan jabatan adalah KORUPSI tegas dari saya ini harus diperangi dan jangan takut, kita lawan..

Point kedua Jika benar kawan-kawan mendapat intimidasi maka mari kita dukung dan segera untuk lakukan konsolidasi dengan semua komponen gerakan anti korupsi. Mari bersama kita saling menguatkan dan saling mendukung serta gerakkan semua afiliasi dan jaringan organisasi karena korupsi adalah masalah yang merugikan secara sosial, ekonomi dan kemanusiaan,. Korupsi itu perilaku yg tak berprikemanusiaan, efeknya bukan hanya kerugian negara, tetapi berimbas pada pengembangan generasi bangsa kedepan Pangkasnya.(*)

Pos terkait