Operasi Gabungan, Lapas Takalar Bersama TNI-Polri Sidak Kamar Hunian Warga Binaan

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Takalar-  Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Takalar menggelar operasi gabungan bersama jajaran TNI dan Polri dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada kamar dan blok hunian Warga Binaan. Kegiatan ini merupakan langkah deteksi dini untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) serta memastikan lingkungan Lapas tetap aman dan kondusif, Jumat (17/9).

 

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Sidak dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Takalar, Andi Gunawan, dengan melibatkan tim gabungan dari Lapas Takalar, Kanwil Ditjenpas Sulsel, Polres Takalar, dan Kodim 1426 Takalar. Dalam kegiatan tersebut, Lapas Takalar mengerahkan 63 personel, didukung 13 personel Kanwil Ditjenpas Sulsel di bawah koordinasi Kabid Regwatkampatnal, 19 personel Polres Takalar yang terdiri atas Kasat Narkoba, Kasat Sabhara beserta jajaran, serta 9 personel Kodim 1426 Takalar yang dipimpin oleh Pasi Opsnal.

 

Tim gabungan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh di seluruh kamar hunian warga binaan guna memastikan tidak terdapat barang terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban maupun disalahgunakan untuk melakukan tindak pidana.

 

Dari hasil penggeledahan petugas berhasil mengamankan sejumlah barang di antaranya; paku, gunting, korek gas, hanger besi, pinset, botol kaca, gelas kaca, dan kaleng besi. Sejumlah barang yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban ini diinventaris untuk selanjutnya dimusnahkan.

 

Operasi gabungan ini juga melaksanakan tes urine terhadap 58 Warga Binaan dan 27 petugas sebagai bagian dari upaya deteksi dini serta pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan Lapas. Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh sampel yang diperiksa dinyatakan negatif atau tidak ditemukan hasil positif narkoba.

 

Kalapas Takalar, Andi Gunawan, menegaskan bahwa sidak tersebut merupakan implementasi Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban, pihaknya secara rutin melaksanakan sidak minimal tiga kali dalam sepekan, baik melalui kegiatan rutin maupun insidentil.

 

“Keberadaan barang-barang terlarang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam Lapas serta berpotensi menghambat proses pembinaan. Karena itu, kami rutin melaksanakan sidak baik secara rutin maupun insidentil. Kami berkomitmen menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif, sehingga Warga Binaan dapat menjalani pidana dengan berbagai kegiatan positif dan bermanfaat,” jelasnya.

 

Andi Gunawan menambahkan pihaknya senantiasa mengimbau jajaran untuk menjaga integritas, bekerja profesional, serta bersama-sama menciptakan lingkungan lapas yang aman, tertib, dan bersih. “Kami memastikan akan memberikan sanksi tegas bagi siapa saja yang terbukti melakukan pelanggaran,” tegasnya.

 

Terakhir, Andi Gunawan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Kepolisian dan TNI atas sinergi serta dukungan yang telah dibangun bersama Lapas Takalar. “Kolaborasi dan koordinasi yang baik antarinstansi sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban, sekaligus mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan pembinaan di Lapas,” tandasnya.

 

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasat Narkoba) Polres Takalar, H. Asrullah, mendukung komitmen Lapas Takalar dalam mewujudkan Lapas bersih dari handphone ilegal, pungutan liar, dan narkoba. “Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai langkah pencegahan, deteksi dini, dan penguatan sinergi dalam menga lapas tetap aman dan kondusif,” kata H. Asrullah.

 

Selain melaksanakan razia dan pemeriksaan tes urine, dalam operasi gabungan tersebut juga dilakukan pemusnahan barang-barang hasil razia periode April hingga Agustus 2026. Pemusnahan ini dilakukan sebagai bentuk tindak lanjut atas hasil penggeledahan sekaligus memastikan barang-barang yang dilarang tidak kembali beredar di lingkungan Lapas.

Pos terkait