Pj.Bupati Takalar rapat dengan Pimpinan Instansi Vertikal dan BUMN

829

SULSELBERITA.COM. Takalar - Pj. Bupati Takalar Dr. Setiawan Aswad, M. Dev, Pig memimpin langsung Rapat Koordinasi Lintas Sektoral bersama beberapa Pimpinan Instansi Vertikal dan BUMN bertempat di Ruang Pertemuan Bupati Takalar Lt. Ill pada Senin.(29/04/2024 ).

Pertemuan tersebut juga dihadiri beberapa Pimpinan OPD Lingkup Kabupaten Takalar, serta dipandu oleh Kepala Bappektbangda Kab. Takalar. Pertemuan tersebut dalam membahas perkembangan kondisi di wilayah Kabupaten Takalar.untuk maksimalisasi peran kolaboratif dan sinergitas Intas sektoral untuk percepatan pencapaian target-target Pembangunan di Kabupaten Takalar:

Advertisement

Hadir pada pertemuan tersebut diantaranya perwakilan dari Kemenag. BPS. BPR/ATN Kab. Takalar, Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulsel. Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sulsel, Balai Perikanan Budidaya Ak Payau, Loka Rehabslitasi Sosial Kode HIV Pangurangi Takalar, BPJS Kesehatan Kab. Takalar. PT. Pos Indonesia Cabang Takalar. PT PLN (Persero) ULP Kabupaten Takalar, PT. Bulog Kantor Cabang Takalar. Bank BRI Cabang Takalar. Bank BSI Cabang Takalar. Bank Sulselbar.

Dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral tersebut diawali dengan penyampaian maksud dan tujuan kegiatan oleh Pj. Bupati Takalar, yang selanjutnya melakukan sesi diskusi yang dipandu oleh Bapak Ahmad Rivai sebagai Kepala Bappeitbangda. dalam rapat koordinasi Intas sektoral ini Pj. Bupati Takalar memberikan kesempatan satu persatu kepada seluruh perwakilan yang hadir untuk memberikan gambaran program dan kegiatannya yang berlokasi dan menyasar Masyarakat di Kabupaten Takalar pada Tahun 2024 ini, serta perencanaannya di Tahun 2025 dari berbagai ruang Ingkup masing-masing Instansi, serta oleh Kepala Bappelitbangda diminta untuk memberikan pandangan dan masukkannya untuk Kabupaten Takalar yang akan dismergkan dan disinkronisasi dengan Dokumen Perencanaan 20 tahunan (RPJPD Kab. Takalar 2025-2045) yang sementara dalam proses penyusunan:

Pada pertemuan ini masing-masing Instansi siap mendukung program pemerintah daerah yang sejalan dgn program kegiatan dari masing-masing Instansi

Dalam kesempatan ini PT. POS menawarkan kerjasama pembayaran PDAM dan PBB. Sementara itu pihak Kemenag selain memberikan apresiasi atas dukungan pelaksanaan MTO Tingkat Prov.Sulsel Tahun 2024 yang berpusat di Takalar. menyampaikan juga tentang perlunya Sinkronisasi Data Penduduk sebagai Upaya peningkatan kuota haji bagi Masyarakat kab. Takalar yang saat ini daftar tunggunya tercatat 36 tahun jika mendaftar pada tahun ini.

Sementara itu pihak PLN juga menyampaikan kabar gembira bahwa di Takalar direncanakan dibangun pembangkit PLTB sebesar 60 MW. dan berdasarkan RUPTL sampai tahun 2030 ada 700 MPA yang disiapkan untuk Supply Listrik di Kabupaten Takalar sebagai Upaya untuk mensupport Kawasan Industri Takalar nantinya, dalam pemaparannya disampaikan juga mengenai bagaimana Kerjasama kedepan terkait tata Kelola lampu jalan yang ada:

Lebih lanjut, perwakilan dari BBKSDA Sulsel juga berharap dukungan untuk pengembangan kedepan dari Kawasan Suaka Margasatwa Ko'mara dan Taman Buru yang areanya berada juga di dekat Bendungan Pammukulu serta berbatasan dengan Kabupaten Gowa dan Kabupaten Jeneponto. untuk Ekowisata dan Eduwsata diharapkan dukungannya dalam hai Infrastruktur jalan serta melanjutkan proses Pemberdayaan masyarakatnya yang selama ini bekerjasama dengan Pertamina.

Dari Pihak ATR/BPN memaparkan juga beberapa program prioritasnya di Kabupaten Takalar khususnya terkait bidang tanah yang sudah terdaftar dan belum berikut data dan prosesnya, serta apa yang menjadi kendala selama mi yang dihadapi dalam proses-proses mereka berkegiatan di Kabupaten Takalar. Pihak ATR/BPN juga memberikan masukan terkak BPHTB dan bagaimana mengupayakan seluruh asset pemda hingga ke Tingkat desa Itu bisa terdaftar: dan yang menjadi hal yang butuh percepatan adalah sertifikat wakaf numah Ibadah:

Pada pertemuan ini masing-masing Instansi siap mendukung program pemerintah daerah yang sejalan dgn program kegiatan dari masing-masing Instansi

Dalam kesempatan ini PT. POS menawarkan kerjasama pembayaran PDAM dan PBB. Sementara itu pihak Kemenag selain memberikan apresiasi atas dukungan pelaksanaan MTO Tingkat Prov.Sulsel Tahun 2024 yang berpusat di Takalar. menyampaikan juga tentang perlunya Sinkronisasi Data Penduduk sebagai Upaya peningkatan kuota haji bagi Masyarakat kab. Takalar yang saat ini daftar tunggunya tercatat 36 tahun jika mendaftar pada tahun ini.

Sementara itu pihak PLN juga menyampaikan kabar gembira bahwa di Takalar direncanakan dibangun pembangkit PLTB sebesar 60 MW. dan berdasarkan RUPTL sampai tahun 2030 ada 700 MPA yang disiapkan untuk Supply Listrik di Kabupaten Takalar sebagai Upaya untuk mensupport Kawasan Industri Takalar nantinya, dalam pemaparannya disampaikan juga mengenai bagaimana Kerjasama kedepan terkait tata Kelola lampu jalan yang ada:

Lebih lanjut, perwakilan dari BBKSDA Sulsel juga berharap dukungan untuk pengembangan kedepan dari Kawasan Suaka Margasatwa Ko'mara dan Taman Buru yang areanya berada juga di dekat Bendungan Pammukulu serta berbatasan dengan Kabupaten Gowa dan Kabupaten Jeneponto. untuk Ekowisata dan Eduwsata diharapkan dukungannya dalam hai Infrastruktur jalan serta melanjutkan proses Pemberdayaan masyarakatnya yang selama ini bekerjasama dengan Pertamina.

Dari Pihak ATR/BPN memaparkan juga beberapa program prioritasnya di Kabupaten Takalar khususnya terkait bidang tanah yang sudah terdaftar dan belum berikut data dan prosesnya, serta apa yang menjadi kendala selama mi yang dihadapi dalam proses-proses mereka berkegiatan di Kabupaten Takalar. Pihak ATR/BPN juga memberikan masukan terkak BPHTB dan bagaimana mengupayakan seluruh asset pemda hingga ke Tingkat desa Itu bisa terdaftar: dan yang menjadi hal yang butuh percepatan adalah sertifikat wakaf numah Ibadah:

Pihak Perbankan dalam hal ini BSI, BRI dan Bank Sulselbar juga memaparkan tentang capaian KUR serta berharap adanya Ilterasi keuangan untuk seluruh Masyarakat Kab. Takalar. Terkhusus literasi digital transaksi: serta bagawmana Upaya dukungan mereka untuk para pelaku usaha dan pelaku UMKM yang ada:

Tak luput juga pihak PT. Bulog menyampaikan mengenai kesiapan stock beras di Kabupaten Takalar yang masuk dalam kategori siap dan menjadi penyuplai untuk daerah lainnya, serta perencanaan untuk kegiatannya pada bulan Juni untuk bantun pangan berupa beras bagi 35 ribu warga di Takalar yang merupakan Kerjasama Bapanas:

BPS Takalar juga memastikan bahwa mereka siap untuk mensupport pemerintah kabupaten Takalar melalui Data Statistik baik dalam hal penyediaan data untuk dokumen perencanaan, pembinaan statistik sectoral. peningkatan kualitas data. maupun pemanfaatan data statistic sampai mengupayakan tersajinya data dalam bentuk spasial dan infografis:

Pemaparan terakhir dari BPJS Kesehatan kabupaten Takalar yang menyampaikan data tentang peserta aktif dan non aktif di Kabupaten Takalar. dari Loka Pangurangi Kemensos yang bertempat di Kecamatan Marbo ingin mengoptimalkan fungsi rehabsitasi untuk penyandang disabilitas serta dalam waktu dekat akan melakukan pemetaan serta menyalurkan bantuan untuk pemenuhan kebutuhan dasar serta kegiatan kewirausahaan: sementara itu dari Balai Budidaya Aw Payau menggambarkan seberapa banyak bantuan yang telah mereka salurkan khususnya bantuan benih, bantuan calon induk dan bantuan rumput laut serta fasilitas apa yang mereka miliki yang bisa lebih dioptimalkan oleh Pemerintah Kabupaten Takalar

Yang lebih komprehensif lagi dari Balai Prasarana Permukiman wilayah Sulawesi Selatan, Dimana menyajikan target serta data dan capaian Kabupaten Takalar khususnya yang berkaitan dengan Air Minum, Sanitasi. Kawasan Kumuh dan Air Limbah Domestik: dan bantuan apa yang akan masuk di Takalar pada Tahun ini, seperti adanya 3 Pondok Pesantren yang akan mendapatkan sarpras Sanitasi. serta peluang-peluang apa yang bisa didapatkan pada tahun 2025. selain itu disampaikan juga hal-hal yang sudah tercatat dalam aplikasi mengenai usulan Kabupaten Takalar di Tahun 2025: