Unicef Apresiasi Program Atasi ATS Takalar, Best Practice untuk Daerah Lain

65

SULSELBERITA.COM. Takalar - Program menangani Anak Tidak Sekolah (ATS) di Takalar dalam Kegiatan Pasti Beraksi menuai hasil, karena program ini berhasil menurunkan angka ATS dan kembali dilirik oleh Unicef.

Hal inilah yang mendasari kunjungan Deputi Kepala Perwakilan UNICEF Indonesia, Jean Nsonjiba Lokenga ke Takalar yang dilanjutkan dengan diskusi bersama Pj. Bupati Takalar di Kantor Bapelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan.

Pj. Bupati Takalar, Setiawan Aswad, dalam sambutannya, menyambut hangat tim unicef, Program ATS ini adalah prioritas karena berhubungan dengan pengembangan manusia Takalar. Ada 2 hal yang berpengaruh yakni rata-rata lama sekolah dan harapan lama sekolah. Tuturnya.

Persoalan utama adalam persoalan ekonomi, yang membuat bekerja dan menikah saat usia sekolah. Oleh karenanya sistem pendidikan perlu menjadi konsen untuk tidak terlalu kaku, sehingga masyarakat tertarik untuk bersekolah. Lanjut, Setiawan.

Kepala Perwakilan UNICEF Indonesia, Jean Nsonjiba Lokenga, berterima kasih pada pemda Takalar atas penerimaannya, Unicef melihat langsung program penanganan ATS, PAUD HI dan beberapa program untuk pemenuhan hak anak.

Kunjungan hari ini bukan lagi isu melainkan fakta, bagaimana Takalar mampu mengkolaborasikan potensi dengan program yang terintegrasi dalam rangka memenuhi hak anak. Kami senang dan mengapresiasi gerakan penanganan ATS di Takalar ini dan bisa menjadi rujukan atau best practice daerah lain. Tuturnya.

Turut hadir Kepala Kantor Perwakilan Unicef Wilayah Sulawesi dan Maluku Henky Widjaja, PhD dan Tim Unicef, Bunda Paud Takalar, Ketua Dharma Wanita Persatuan Takalar, Bapelitbangda Prov Sulsel, Kepala Bapelitbangda Takalar, Kadis Pendidikan Takalar, Kadis Kesehatan Takalar, Kadis P2KBP3A Takalar.