Berikan Layanan Kesehatan yang Primer, Pj. Bupati Buka Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Posyandu

37

SSULSELBERITA.COM. Takalar - Humas, 15 November 2023. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat dan percepatan penurunan angka stunting di Kab. Takalar adalah Peningkatan Kapasitas Posyandu.

Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Posyandu yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial dan PMD Kab. Takalar berlangsung di Aula Wisata Pantai Sampulungan Kec. Galesong Utara, Rabu 15 November 2023.

Advertisement

Pj. Bupati Takalar Dr. Setiawan Aswad, M.Dev. Plg dalam membuka kegiatan tersebut mengatakan bahwa kesehatan merupakan persoalan yang kompleks dan dekat dengan kita maka transformasi kesehatan harus dilakukan perubahan layanan primer, cara pandang, pola pikir dan cara bekerja kita kearah lebih baik.

"Peningkatan Kapasitas Posyandu penting dilakukan karena akses layanan kesehatan yang sangat dekat dengan masyarakat. Kita harus memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat agar masyarakat merasakan kehadiran pemerintah" Ujarnya

Dr. Setiawan berharap penguatan kelembagaan posyandu harus diaktifkan dengan membentuk struktur, memperjelas tata laksananya dan dibuat sarana dan prasarananya. Aktifnya posyandu akan berdampak pada perbaikan gizi anak kita yang berdampak pada menurunnya angka stunting dan semoga Kab. Takalar dapat keluar dari persoalan angka stunting atau zero stunting.

Pada kesempatan yang sama Kadis Kesehatan Prov. Sulsel DR. Dr. H. M. Ishak Iskandar, M. Kes menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kab. Takalar atas upaya yang dilakukan dalam percepatan penurunan stunting termasuk aplikasi Insting. ini adalah salah satu wujud dari bersamaan kita untuk berkolaborasi dalam mewujudkan takalar lebih baik, lebih maju dan mengantarkan Kab. Takalar zero Stunting.

Sementara itu, Kapala Dinas Sosial dan PMD Kab. Takalar Dr. Nilal Fauziah, M. Kes dalam laporannya menyampaikan bahwa angka stunting di Kab. Takalar berdasarkan SSGI tahun 2022 adalah 31,4% dan berdasarkan RPPGBM 9,81% dan untuk saat ini angka stunting berdasarkan RPPGBM adalah 9,12% atau turun sebanyak 0,7%.

"Posyandu kedepannya diharapkan menjadi pilar utama pelayanan kesehatan dan pemantauan tumbuh kembang anak, kita juga harus meningkatkan partisipasi masyarakat untuk menjadikan posyandu sebagai kebutuhan dan transformasi kesehatan" Tutup Dr. Nilal.

Turut hadir dalam Sosialisasi tersebut Hadir dalam acara Asisten I Setda Provinsi Sulsel, Pj. Ketua TP. PKK Takalar beserta Jajaran, Kadis P2KBP3A Takalar, Camat se-Kab.Takalar, Kades/Lurah se-Kab.Takalar, Ketua TP. PKK Kecamatan, Ketua TP. PKK Desa/Kelurahan dan Kepala Puskesmas se-Kab.Takalar.